banner 120x600
KODIM  

TNI dan Masyarakat HSS Bersatu Peringati Peristiwa 2 Januari 1949

HULU SUNGAI SELATAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama masyarakat Kecamatan Daha Utara menggelar upacara peringatan peristiwa Perang Kemerdekaan 2 Januari 1949 di halaman Monumen Tugu 2 Januari, Desa Hamayung Kecamatan Daha Utara.

Peristiwa 2 Januari 1949, atau yang dikenal dengan Perang Palagan Nagara, merupakan sejarah heroik saat pejuang lokal bersama rakyat Nagara melakukan perlawanan sengit melawan tentara Belanda (NICA). Pertempuran tersebut menjadi simbol perlawanan rakyat Kalimantan Selatan dalam mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia pasca-Proklamasi 1945. Rabu (31/12/25)

Tampak hadir pada momen tersebut Letkol Inf Ading Priyotantoko Komandan Kodim 1003/HSS bersama jajaran unsur Forum Komunikasi Daerah (FKPD) dan undangan VVIP lainya

Hadir dalam kegiatan upacara tersebut merupakan salah satu wujud dukungan TNI untuk pemerintah daerah dan masyarakat guna meningkatkan jiwa nasionalisme serta menghargai jasa jasa para pahlawan yang telah rela berjuang untuk menjaga kedaulatan dan kemerdekaan Bangsa Indonesia

Upacara peringatan Peristiwa 2 Januari 1949 bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan pengorbanan para syuhada yang gugur di medan laga Hamayung.

“Maksud dari peringatan hari ini adalah untuk memastikan bahwa api semangat perjuangan rakyat Nagara tidak padam. Kita ingin generasi muda memahami bahwa kemerdekaan yang kita nikmati saat ini ditebus dengan darah dan air mata oleh para pendahulu kita di tanah ini,”, terang Letkol Inf Ading Priyotantoko saat dikonfermasi

Selain Komandan Kodim 1003/HSS, jajaran personiel Kodim 1003/HSS juga turut hadir dalam pasukan upacara bersama elemen masyarakat yang juga turut mengikuti jalan upacara yang menambah kekhidmadtan kegiatan tersebut

Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten HSS berharap masyarakat terus mendukung pembangunan daerah dengan semangat kerja keras, sebagaimana semangat para pejuang yang pantang menyerah dalam mengusir penjajah dari bumi Nagara.

@pendim1003

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *