Categories: TMMD

TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo di Desa Parangjoro: Dengungan Molen di Dusun Jengkangan Ikut Menandai Hari Kesembilan

<p><strong>SUKOHARJO –<&sol;strong> Di hari kesembilan pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726&sol;Sukoharjo di Desa Parangjoro&comma; setiap putaran mesin molen yang terus berdengung di Dusun Jengkangan seolah menjadi irama yang mengiringi lahirnya harapan baru bagi masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kamis &lpar;23&sol;7&rpar;&comma; di bawah langit yang cerah&comma; personel Satgas TMMD yang terdiri dari TNI&comma; Polri&comma; dan warga bergerak tanpa banyak jeda&period; Sebagian menyiapkan campuran semen&comma; pasir&comma; dan batu&comma; sebagian lainnya mengangkut material menuju titik pengecoran talud&period; Tidak ada pekerjaan yang dianggap ringan maupun berat karena semuanya dipikul bersama&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Talud sepanjang 500 meter yang sedang dibangun itu bukan hanya susunan batu dan semen&period; Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi benteng penahan tanah agar badan jalan tetap kokoh saat musim penghujan tiba&comma; sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Panas matahari yang menyelimuti lokasi pekerjaan justru menjadi saksi kekompakan yang terus tumbuh&period; Keringat yang menetes tidak pernah menjadi alasan untuk memperlambat langkah&period; Sebaliknya&comma; setiap tetesnya seolah menjadi pupuk yang menyuburkan semangat gotong royong di tengah masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Seorang anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan agar seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan sesuai jadwal&period; Menurutnya&comma; keberhasilan program bukan hanya ditentukan oleh kemampuan prajurit&comma; tetapi juga oleh kebersamaan seluruh unsur yang terlibat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;TMMD mengajarkan bahwa membangun desa tidak bisa dilakukan sendiri&period; Ketika TNI&comma; Polri&comma; dan masyarakat menyatukan tenaga&comma; pekerjaan yang berat pun terasa lebih ringan&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bagi warga Parangjoro&comma; kehadiran Satgas TMMD bukan sekadar membawa alat berat dan material bangunan&period; Kehadiran mereka menghadirkan semangat baru bahwa pembangunan akan lebih bermakna ketika dikerjakan dengan tangan yang saling menggenggam&comma; bukan berjalan sendiri-sendiri&period;&lpar;Red&sol;Js&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Recent Posts

Fasilitas Sanitasi MCK Jadi Sasaran Fisik TMMD Ke-129 di Tamban Bangun

BARITO KUALA – Salah satu sasaran fisik pada pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129…

31 menit ago

Progres Perehaban Mushola Darul Istiqomah di Desa Tamban Bangun Capai Tahap Penting

Barito Kuala – Pembangunan dan perehaban Mushola Darul Istiqomah di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban,…

33 menit ago

Lima Personel Tim Kesehatan TMMD Lakukan Pemeriksaan di Desa Tamban Bangun

Barito Kuala – Kepedulian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala terhadap…

36 menit ago

Proyek Pos Kamling di Desa Tamban Bangun Capai Progres Positif melalui TMMD Ke-129

Barito Kuala – Di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, pembangunan Pos Kamling…

39 menit ago

Peningkatan Badan Jalan di Desa Tamban Bangun Jadi Fokus Pelaksanaan TMMD Ke-129

BARITO KUALA – Pada hari ke-9 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran…

40 menit ago

Sukoharjo: Gotong Royong TMMD di Desa Parangjoro Diliputi Teriknya Matahari

SUKOHARJO – Matahari siang yang menggantung tepat di atas Dusun Jengkangan, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol…

51 menit ago