<p class="wp-block-paragraph"><strong>HALMAHERA SELATAN –</strong> Edukasi mengenai pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak digelar di SMAN 4 Halmahera Selatan, Desa Maffa, Kecamatan Gane Timur, Kamis (20/05/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program nonfisik dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sosialisasi tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Halmahera Selatan bekerja sama dengan Polsek Gane Timur dan Pemerintah Kecamatan Gane Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kadis Perlindungan Perempuan dan Kualitas Keluarga DP3AKB Halmahera Selatan, Karima Pardan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, terhadap berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan serta bahaya perdagangan orang yang masih menjadi persoalan serius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, salah satu langkah penting dalam mencegah kasus tersebut adalah mendorong korban maupun masyarakat untuk berani menyampaikan atau melaporkan kejadian yang dialami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Berani berbicara adalah kunci. Ketika korban atau masyarakat berani melapor, maka penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan potensi kejahatan yang lebih luas dapat dicegah,” ujar Karima.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, pihaknya juga memberikan sosialisasi berkaitan dengan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Camat Gane Timur, Jais Hi. Isak, menilai sosialisasi tersebut penting untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak di tingkat desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, peningkatan pemahaman masyarakat mengenai bentuk kekerasan akan membuat masyarakat lebih waspada terhadap potensi kejahatan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan adanya edukasi ini, masyarakat diharapkan lebih memahami risiko yang ada sehingga bisa mencegah terjadinya kekerasan,” terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Banit Samapta Bripda Amin mengatakan pihak kepolisian terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pencegahan kasus kekerasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk melaporkan jika menemukan indikasi kekerasan terhadap perempuan dan anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Peran masyarakat sangat penting. Jika ada indikasi atau kecurigaan terhadap praktik kekerasan, segera laporkan agar bisa segera ditangani,” pesan Amin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kegiatan tersebut, siswa-siswi SMA diharapkan semakin memahami bahaya kekerasan terhadap perempuan sekaligus mengetahui langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dan lingkungan sekitar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam program TMMD ke-128 yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kesadaran sosial dan perlindungan masyarakat.(1509).</p>

KUTAI TIMUR - Kebakaran hutan dan lahan tercatat terjadi di Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta…
MERAUKE - Pada Jumat (28/8/2026) siang, Bati Bakti TNI Koramil 1707-06/Sota, Kodim 1707/Merauke, Serma Dwi…
SABANG - Pada Jumat (28/8/2026), Babinsa 03 Gampong Paya Seunara, Serka Basuki dari Koramil 02/Sukakarya,…
ACEH SINGKIL - Tahap pembangunan jembatan perintis yang menghubungkan Desa Cibubukan dan Desa Serasah berlanjut…
TAPIN - Langkah memperkuat kapasitas kader kesehatan dalam menghadapi Tuberkulosis mendapat perhatian jajaran kewilayahan ketika…
MERAUKE - Irseskoad Kolonel Inf Agus Wuryanto memimpin Tim Bakti TNI AD dari Sekolah Staf…