<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Suasana akrab mewarnai perbincangan antara prajurit TNI dan tokoh masyarakat Desa Parangjoro di sela waktu istirahat TMMD Reguler Ke-129 TA 2026. Selasa (28/7/2026), di teras rumah sederhana, beberapa kursi ditempati anggota berseragam loreng dan warga. Tidak ada jarak dalam percakapan mereka, hanya diskusi hangat yang mengalir.</p>
<p>Cerita keseharian warga menjadi pemantik obrolan, yang kemudian berkembang ke arah perkembangan desa dan masukan dari masyarakat. Sebuah catatan kecil yang dibawa oleh prajurit menjadi penanda bahwa setiap informasi memiliki arti penting.</p>
<p>Kedekatan semacam itu menghadirkan rasa saling memahami. Warga merasa lebih dekat dengan prajurit, sementara anggota TNI memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi sosial di lingkungan tempat mereka bertugas.</p>
<p>Komunikasi sosial akhirnya menjadi bagian penting dari perjalanan TMMD. Infrastruktur memang membawa perubahan fisik, namun hubungan yang terbangun melalui dialog langsung menjadi warisan yang nilainya tetap terasa bagi masyarakat Desa Parangjoro.(Red/Js)</p>

SIMEULUE – Api yang digunakan untuk membersihkan lahan dapat berubah menjadi ancaman apabila tidak dikendalikan…
MEULABOH - Komandan Korem 012/Teuku Umar memimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2026…
Ketapang – Personel Koramil 1203-11/Simpang Hilir Utara bergerak cepat melokalisir dan memadamkan kobaran api yang…
ACEH JAYA - Kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan di Desa Kuta Tuha,…
ACEH JAYA - Sejumlah personel Kodim 0114/Aceh Jaya menerima kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026.…
BARITO KUALA — Dengan khidmat dan penuh rasa hormat, jajaran Kodim 1005/Barito Kuala melaksanakan Upacara…