<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Menjelang penutupan rangkaian TMMD, area persiapan berubah dari tempat kerja menjadi ruang persiapan perayaan; sejumlah anggota Satgas duduk di tikar sambil memeriksa perangkat gamelan yang akan dipentaskan.</p>
<p>Instrumen tradisional itu ditata berdekatan di lokasi. Beberapa anggota memainkan saron sebagai uji coba, sementara gong dan kenong dicek untuk memastikan semua bagian perangkat musik lengkap dan berfungsi.</p>
<p>Kehadiran gamelan dipilih untuk memberi sentuhan Jawa pada agenda penutupan. Musik tradisional ini diharapkan menjadi pengikat antara kegiatan kemasyarakatan dan budaya yang dikenal luas oleh warga.</p>
<p>Kegiatan pengecekan dilakukan pada Rabu (12/8/2026). Para anggota tampak aktif menata serta mencoba berbagai instrumen sehingga perangkat dapat digunakan sesuai keperluan acara.</p>
<p>Menutup pembangunan dengan kesenian lokal tak hanya menyisakan catatan hasil kerja, tetapi juga meninggalkan pengalaman budaya yang dapat diingat masyarakat setelah berakhirnya TMMD.(Red/Wr).</p>

KUTAI TIMUR - Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten…
TAPIN - Menyongsong HUT Ke-81 TNI, Kodim 1010/Tapin melaksanakan doa bersama di Mushola Al Muizzu,…
TAPIN - Peristiwa 30 September 1965 pernah mengancam keberadaan Pancasila sehingga setiap 1 Oktober kini…
BANJAR – Personel Kodim 1006/Banjar mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar…
KETAPANG — Komandan Kodim (Dandim) 1203/Ketapang, Letkol Inf Zulkarnaen Galib, S.H., memimpin Upacara Kenaikan Pangkat…
SIMEULUE – Api yang digunakan untuk membersihkan lahan dapat berubah menjadi ancaman apabila tidak dikendalikan…