<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Bunyi gerobak dorong yang membawa material berpadu dengan canda para pekerja menciptakan suasana berbeda di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol. Tidak ada sekat antara seragam loreng, kepolisian, maupun pakaian kerja warga.</p>
<p>Semua bergerak dengan tujuan yang sama: menyelesaikan pembangunan talud. Pekerjaan dilakukan bergantian, ada yang menyusun batu, meratakan adukan semen, hingga memastikan setiap bagian terpasang kokoh.</p>
<p>Kebersamaan itu membuat pekerjaan yang semula berat terasa lebih ringan karena dikerjakan secara kolektif. Talud akan memperkuat sisi saluran air sehingga risiko longsoran tanah dapat ditekan.</p>
<p>Arus drainase menjadi lebih tertata dan lahan di sekitarnya memperoleh perlindungan yang lebih baik ketika curah hujan meningkat. Kamis (30/7/2026), suasana gotong royong itu kembali terlihat selama TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo.</p>
<p>Kehadiran TNI, Polri, dan masyarakat memperlihatkan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari kekompakan yang tumbuh selama proses berlangsung.(Red/Wr)</p>

SUKOHARJO - Bidan Desa Hartuti mengungkapkan bahwa pemenuhan gizi kehamilan, ASI eksklusif enam bulan, MPASI,…
SUKOHARJO - Desa dengan infrastruktur lebih baik memiliki peluang lebih besar untuk berkembang. Itulah yang…
SUKOHARJO - “Kami tetap bekerja maksimal meskipun cuaca cukup panas. Target penyelesaian harus tercapai sehingga…
SUKOHARJO - Kecepatan pembangunan fisik sangat bergantung pada kelancaran suplai adukan semen. Karena itu, mesin…
SUKOHARJO - Suara mesin pengaduk semen yang berputar tanpa henti menjadi irama pembangunan di Desa…
SUKOHARJO - Progres rehabilitasi rumah Mardiono di Dukuh Jebagan, Desa Parangjoro, telah mencapai 75 persen.…