<p><strong>Barito Kuala — </strong>Dalam upaya meningkatkan komunikasi sosial (Komsos) serta mendorong potensi ekonomi lokal, Babinsa Koramil 10/Tamban, Serda Sumardi, melaksanakan kunjungan langsung ke salah satu pengrajin sapu lidi di Desa Mekarsari, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Pada Selasa (10/06).</p>



<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin pembinaan teritorial yang dilakukan oleh jajaran TNI Angkatan Darat melalui Koramil setempat. Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial dituntut tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut aktif mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>Sapu lidi mungkin terlihat sederhana, namun di tangan para pengrajin lokal Desa Mekarsari, alat rumah tangga tradisional ini menjadi sumber penghasilan utama. Proses pembuatannya yang masih menggunakan teknik manual, dari memilah lidi hingga merangkainya, merupakan bentuk warisan budaya yang terus dipertahankan.</p>



<p>Dalam kunjungannya, Serda Sumardi berbincang langsung dengan para pengrajin dan mendengarkan berbagai aspirasi serta kendala yang mereka hadapi, mulai dari pasokan bahan baku, alat produksi, hingga pemasaran hasil kerajinan.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi. Kami hadir untuk memastikan bahwa para pengrajin seperti ini mendapat perhatian dan motivasi agar terus berkarya. Sapu lidi bukan hanya produk rumah tangga, tapi juga simbol ketekunan dan kemandirian masyarakat desa,&#8221; ungkap Serda Sumardi saat ditemui di lokasi.</p>



<p>Ia juga menyatakan bahwa produk sapu lidi dari Desa Mekarsari memiliki potensi untuk dipasarkan lebih luas, bahkan hingga ke luar daerah, jika didukung dengan strategi pemasaran digital dan kolaborasi lintas sektor.</p>



<p>Salah satu pengrajin, Ibu Siti Rahmah (45), mengaku senang dengan kehadiran Babinsa. Baginya, perhatian dari aparat TNI menunjukkan bahwa profesi mereka tidak dipandang sebelah mata.</p>



<p>&#8220;Kami merasa dihargai. Kehadiran Pak Babinsa membuat kami lebih semangat. Kami berharap bisa dibantu untuk ikut pelatihan pemasaran atau akses bahan baku yang lebih mudah dicari dan dijangkau,&#8221; Ujarnya dengan mata berbinar.</p>



<p>Serda Sumardi menambahkan bahwa dirinya akan meneruskan hasil kunjungan ini kepada Danramil 10/Tamban serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait, agar dapat merancang program pemberdayaan yang tepat sasaran.</p>



<p>&#8220;Kami dari Koramil 1005-10/Tamban siap menjadi jembatan antara warga dan pemerintah. Keberadaan pengrajin sapu lidi ini harus dilindungi dan dikembangkan. Ini bagian dari ketahanan ekonomi masyarakat desa,&#8221; Tegasnya.</p>



<p>Kegiatan Komsos seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Dalam suasana yang santai namun penuh makna, Babinsa dapat langsung menyentuh persoalan-persoalan di akar rumput, dan meresponnya dengan cepat. Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, Serda Sumardi berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi pemicu semangat bagi warga desa lainnya untuk mengembangkan potensi lokal.(1005).</p>

NAGAN RAYA – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang, Kabupaten Nagan Raya,…
SIMPANG KIRI – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dilakukan oleh Kodim 0118/Subulussalam dan masyarakat di…
SIMEULUE - Serka Rahimuddin Babinsa Koramil 02/Simeulue Tengah, Kodim 0115/SML, Korem 012/TU, melaksanakan komsos dengan…
KUTAI TIMUR - Babinsa Desa Bangun Jaya Koramil 0909-06/Bengalon, Serka M. Lasman F, melaksanakan pendampingan…
BLITAR – Pelda Edi Purwanto, Babinsa Desa Karang Gondang Koramil 0808/08 Udanawu, memimpin kegiatan gotong…
HULU SUNGAI SELATAN - Dalam upaya memperkokoh semangat kebangsaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik…