<p><strong>HULU SUNGAI SELATAN –</strong> Semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat kembali terlihat nyata di Desa Tumingki, Kecamatan Loksado. Personel Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama masyarakat bahu membahu melanjutkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menjadi harapan warga setelah jembatan lama hanyut diterjang banjir besar.</p>



<p>Di bawah terik matahari, Sabtu (16/05/2026), personel TNI bersama warga tampak kompak melaksanakan pengecoran pondasi pada titik tepi jauh jembatan. Suasana penuh semangat dan gotong royong menjadi pemandangan yang menghangatkan sekaligus menggambarkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.</p>



<p>Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan membuka akses wilayah terpencil agar aktivitas masyarakat kembali normal.</p>



<p>Sejak jembatan lama putus akibat banjir besar tahun lalu, warga Desa Tumingki mengalami kesulitan beraktivitas. Untuk menyeberangi Sungai Amandit, masyarakat terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh bahkan memanfaatkan rakit bambu swadaya dengan risiko keselamatan yang cukup tinggi.</p>



<p>Kapten Inf Jupardi Sinurad mewakili Dandim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan vital masyarakat.</p>



<p>“Jembatan ini sangat penting bagi warga. Selama ini masyarakat harus memutar jauh bahkan menggunakan rakit bambu untuk menyeberang sungai. Tentu kondisi itu sangat berisiko, sehingga kami berupaya mempercepat pembangunan agar segera dapat digunakan,” ujarnya.</p>



<p>Ia menambahkan, keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, namun juga berdampak besar terhadap peningkatan perekonomian warga. Distribusi hasil pertanian dan perkebunan akan lebih mudah, begitu pula akses menuju sekolah, pasar, dan fasilitas kesehatan.</p>



<p>Menurutnya, antusiasme warga yang turun langsung membantu pengerjaan menjadi motivasi tersendiri bagi personel TNI di lapangan.</p>



<p>“Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun desa. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” tambahnya.</p>



<p>Warga Desa Tumingki pun menyambut penuh harapan pembangunan jembatan tersebut. Mereka mengaku bersyukur atas perhatian dan kepedulian TNI yang hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat.</p>



<p>Dengan terus dikebutnya proses pembangunan, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera rampung sehingga dapat kembali menjadi urat nadi penghubung aktivitas masyarakat Desa Tumingki dan sekitarnya</p>



<p>@pendim1003</p>

HALMAHERA SELATAN – Terbengkalainya fasilitas olahraga berupa lapangan voli yang berada di Desa Foya, Kecamatan…
Blitar - Program peluncuran (launching) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kota/Kab sebanyak 85 Koperasi, secara…
SIMEULUE - Kodim 0115/Simeulue mengikuti pelaksanaan Launching Operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Secara…
SIMEULUE – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mempererat kebersamaan dengan masyarakat, Koptu A. Rison,…
Meulaboh - Danrem 012/Teuku Umar Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M., bersama unsur Forkopimda dan jajaran…
BOALEMO – Wujud rumah impian Bapak Yasin Dunggio di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, kini semakin…