banner 120x600

Satgas Korpasgat Bersama Tim Pekat Lanjutkan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Penyakit Masyarakat di Pegunungan Bintang

Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, 19 November 2025 – Satgas Korpasgat bersama Tim Pekat, aparat gabungan TNI–Polri, dan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang melanjutkan sosialisasi terkait bahaya narkotika dan penyakit masyarakat kepada pelajar SMP dan SMA YPPK Bintang Timur, Distrik Oksibil, pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan berlangsung di halaman sekolah Jalan Poros Kabiding Kp. Okmakot dan diikuti sekitar 500 siswa, guru, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat.

Kegiatan dibuka oleh Danpos Satgas Korpasgat Oksibil, Kapten Pas Achmad Rifa’i, S.Tr. (Han), yang menyampaikan motivasi kepada siswa untuk menjauhi narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, dan perilaku menyimpang, sekaligus menekankan kepedulian terhadap generasi muda sebagai penerus Pegunungan Bintang.

Anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang, Jefrin D. Singpanki, S.T., menyampaikan bahwa Tim Pekat dibentuk oleh Bupati untuk melakukan sosialisasi preventif sekaligus menindaklanjuti pemberantasan penyakit masyarakat, termasuk peredaran narkoba dan miras. Anggota DPRD mengimbau siswa fokus belajar, menghindari perilaku merugikan diri sendiri maupun lingkungan, dan memanfaatkan kesempatan pendidikan sebaik-baiknya.

Kepala Sekolah SMP dan SMA YPPK Bintang Timur, Melianus Okeser dan Lepi Padalulu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Pekat dan menegaskan pentingnya kerja sama antara sekolah, orang tua, dan aparat terkait dalam membimbing generasi muda agar terbebas dari pengaruh negatif.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi motivasi oleh perwakilan TNI–Polri yang menekankan disiplin, fokus belajar, dan menolak segala bentuk narkoba dan penyakit masyarakat. Tim Pekat mengingatkan bahwa pemeriksaan tes urine akan dilakukan di masa mendatang sebagai bagian dari pembinaan preventif.

Program sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemda Pegunungan Bintang untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung tumbuh kembang generasi muda, sekaligus mendorong siswa agar fokus belajar, meraih cita-cita, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan para pelajar semakin sadar akan bahaya perilaku menyimpang, mampu menjaga diri, dan memiliki semangat untuk menempuh pendidikan tinggi sebagai bekal masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *