MULIA, PUNCAK JAYA – Adanya gugatan hasil Pilkada di Puncak Jaya sedikit banyak nya berpengaruh dengan perkembangan ekonomi, karena hingga saat ini di kabupaten puncak jaya hasil Suara belum diumumkan berbeda dengan Kabupaten lainnya dimana para kepala daerah terpilih sudah sah dan di lantik langsung oleh Peresiden RI.
Oleh sebab itu, Pengamanan di Puncak Jaya perlu ditingkatkan dengan ada nya Patroli Gabungan TNI-POLRI maupun perkuatan personil di beberapa titik kerawanan di Kota Mulia, Sabtu (22/02).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan adanya Apel gabungan TNI-POLRI yang dilaksanakan di Alun-alun Kab. Puncak Jaya Dalam Rangka menghadapai putusan Mahkamah Konsitusi pasca sengketa pilkada Kabupaten Puncak Jaya dan di pimpin langsung oleh Bapak Yopi Murib S.E.(Pj. Bupati Puncak Jaya) serta di hadiri +/- 500 Personil TNI-POLRI.
Kegiatan Apel Gelar TNI-POLRI ini sebagai pengecekan akhir kesiap-Siagaan personil yang terlibat menjelang pengumuman Putusan Hasil PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) tanggal 24 Februari 2025 dimana potensi kerusuhan yang terjadi sangat besar.

“Setelah Apel, Patroli Jalan kaki yang dipimpin oleh Bapak Yopi Murib S.E. (PJ.Bupati Puncak Jaya) bertujuan untuk Show off force serta menghimbau masyarakat untuk tidak melukan aksi anarkis yang menimbulkan konflik horizontal,” Jelas Danpos Kopasgat Bandara Mulia Letda Pas Rahmad Qadri.
Sedikit memberikan gambaran, saat Ini Unsur TNI hanya bertugas membantu POLRI dalam mengatasi apabila terjadi konfilk horizontal pada saat pengumuman Putusan Hasil PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) tanggal 24 Februari 2025.
“Kita memiliki wilayah di Bandara akan tetapi keterlibatan Kita juga diperlukan untuk menunjukkan sinergitas TNI-POLRI dalam rangka menjaga Kamtibmas di wilayah puncak jaya Khususnya kota mulia,” Tutupnya.

Turut hadir dalam Apel dan Patroli tersebut Kombes Pol Hesaman Sotarduga Napitupulu (Dirkrimsus Polda Papua Tengah), Kombes Pol Supriyanggung (Dirintelkam Polda Papua Tengah), AKBP Kuswara (Kapolres Kab. Puncak Jaya), Letkol Inf Irawan Setya Kusuma (Dandim 1714/PJ), Mayor Inf Purwito (Danyonif 715/MTL), Kapten Inf Miftah Seasotik (Dansattis Mandala V), Kapten Inf Purbo Sasongko (Wadansatgas Yonif 112/DJ).












