Aceh Barat – Program TMMD bukan sekadar rangkaian pekerjaan fisik, tetapi ibarat jembatan yang menghubungkan harapan warga dengan masa depan desa. Hal itu terlihat ketika Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar, Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., turun langsung ke lokasi pembangunan di Desa Pasi Aceh, Kecamatan Woyla.
Di tengah riuh suara alat kerja dan langkah warga yang saling bahu-membahu, sosok komandan tidak berdiri di balik bayang komando. Ia justru ikut memegang alat, menyatu dengan ritme kerja yang terus bergerak seperti roda yang tak boleh berhenti.
Kehadiran pemimpin di tengah pekerjaan menjadi seperti api kecil yang menyalakan semangat banyak orang. Personel Satgas dan masyarakat tampak bekerja lebih ringan meski peluh terus mengalir di bawah terik matahari.
Rabu (4/3/2026), suasana pembangunan terasa berbeda. Pengawasan tidak hanya dilakukan dari jarak jauh, tetapi hadir langsung di setiap detail pekerjaan. Langkah ini memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga serta target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana.
“Turun langsung adalah bentuk tanggung jawab moral kami. Kami ingin memastikan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA. di sela kegiatan.
Kehadirannya juga menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat. Tidak ada sekat antara komandan dan warga, semua bergerak dalam tujuan yang sama — membangun desa.
Melalui kebersamaan tersebut, TMMD bukan hanya membangun jalan dan fasilitas, tetapi juga menanam rasa percaya serta harapan baru bagi masyarakat Desa Pasi Aceh.(0105).






