<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Pekerjaan yang biasa memakan waktu lama kini berjalan lebih cepat setelah semakin banyak tangan terlibat, bukan karena teknologi, melainkan karena kebersamaan yang tercipta di lapangan.</p>
<p>Warga Dusun Jengkangan menyaksikan perubahan ritme kerja setelah prajurit turut membantu. Kegiatan pembuatan talud, rehabilitasi RTLH, pembangunan masjid, serta MCK berjalan dengan tenaga yang saling melengkapi sejak pagi.</p>
<p>Menurut salah seorang warga, suasana kebersamaan menghadirkan semangat baru. Mereka memperhatikan prajurit tidak memilih tempat teduh ketika terik, melainkan tetap bekerja berdampingan tanpa membedakan siapa yang berseragam dan siapa warga biasa.</p>
<p>Pada Rabu (5/8/2026) gotong royong makin kuat; kaum ibu menyiapkan minuman dan makanan, sedangkan para bapak terus mengangkut material ke lokasi agar seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan sesuai rencana.</p>
<p>Masyarakat Parangjoro menilai hasil pembangunan penting, namun pengalaman bekerja bersama TNI dianggap sebagai kenangan yang nilai jangka panjangnya melebihi bangunan yang dibangun.(Red/Ap)</p>

KOTABARU - Menyongsong HUT ke-81 Republik Indonesia, Kodim 1004/Kotabaru menggelar berbagai lomba yang diikuti Prajurit,…
Banjarbaru - Komandan Kodim 1006/Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya, S.Hub.Int., M.Han., meminta agar rencana…
Ketapang – Babinsa Koramil 1203-12/Delta Pawan, Serka I Nyoman Subamia, melaksanakan monitoring dan pendampingan penyaluran…
ACEH BARAT - Serda M. Irwandi dari Koramil 01/SM membantu warga melakukan pembangunan rumah di…
ACEH SINGKIL - Bentuk abutment Jembatan Perintis yang menghubungkan Desa Cibubukan dan Desa Serasah di…
KUTAI TIMUR - Kehadiran unsur TNI pada peresmian Jalan Pengganti Permanen Ruas Simpang Perdau–Tepian Langsat…