BERITA

Petugas Bandara dan Satgas Korpasgat Gagalkan Penyelundupan Miras Ilegal Tujuan Asmat

&NewLine;<p><strong>Merauke&comma; Papua Selatan&comma; 20 September 2025 –<&sol;strong> Upaya penyelundupan minuman keras &lpar;miras&rpar; ilegal ke wilayah pedalaman Papua berhasil digagalkan oleh petugas keamanan Bandara Mopah Merauke bersama personel Satgas Korpasgat&comma; pada Jumat &lpar;19&sol;9&sol;2025&rpar;&period; Miras tersebut rencananya akan dikirim ke Kabupaten Asmat melalui penerbangan perintis menuju Bandara Kamur&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kecurigaan muncul saat pemeriksaan rutin di area keberangkatan&period; Sebuah kardus yang tampak berisi makanan ringan seperti roti ternyata menyimpan empat botol miras yang dikemas secara tersembunyi&period; Tiga botol berisi minuman beralkohol jenis Kawa-kawa anggur hijau dengan kadar alkohol 12 persen&comma; sementara satu botol lainnya adalah Dome Vodka dengan kadar alkohol mencapai 60 persen&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Upaya penyelundupan seperti ini sudah kami antisipasi sejak awal&period; Kami akan terus bersinergi dengan petugas bandara untuk menjaga pintu masuk dan keluar wilayah Papua Selatan dari peredaran miras ilegal&comma;” ujar Letda Pas Setiawan&comma; Danpos Satgas Korpasgat Merauke&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Setelah memastikan isi kardus&comma; petugas Avsec langsung berkoordinasi dengan Satgas Korpasgat untuk mengamankan barang bukti dan menghentikan pengiriman&period; Keempat botol minuman keras ilegal tersebut saat ini telah diamankan di ruang Kasi Kampen Bandara Mopah Merauke dan akan dimusnahkan sesuai prosedur&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami tidak akan mentolerir siapa pun yang mencoba membawa masuk barang-barang terlarang&comma; karena dampaknya sangat merusak generasi muda&comma; terutama di wilayah pedalaman seperti Asmat&comma;” tegas Letda Pas Setiawan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Pihak bandara menyatakan bahwa pengawasan terhadap barang bawaan penumpang maupun kiriman kargo menuju daerah pedalaman akan terus diperketat&period; Masyarakat diimbau untuk tidak mencoba mengedarkan miras secara ilegal karena dapat dikenai sanksi hukum dan membahayakan ketertiban umum&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Diketahui&comma; peredaran miras di wilayah Papua Selatan kerap dikaitkan dengan peningkatan kasus kekerasan&comma; gangguan sosial&comma; dan menurunnya produktivitas di kalangan usia muda&period; Petugas berharap masyarakat turut berperan dalam memutus rantai distribusi miras ilegal dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar&period;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Share
Published by
Admin

Recent Posts

Kodim 0116/Nagan Raya Jajaran Korem 012/TU Laksanakan Pengecoran Lantai Atas Jembatan Aramco

Nagan Raya - TNI bersama Warga laksanakan Pengecoran lantai atas Jembatan Aramco, beton dituangkan ke…

23 menit ago

Kekuatan Gotong Royong: Potret Kedekatan Prajurit Kodim 1316/Boalemo dengan Masyarakat Paguyaman.

BOALEMO – Semangat gotong royong membelah keterisolasian di Desa Bualo, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo. Prajurit…

2 jam ago

Jauhi Pelanggaran, Danrem 012/TU Ajak Prajurit Adaptif dan Produktif

Meulaboh – Danrem 012/TU Kolonel Inf Windarto S.Sos., M.M. menekankan kepada seluruh prajurit agar senantiasa…

2 jam ago

Babinsa Koramil Simpang Hulu Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Akses Kebun

Ketapang – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh anggota Koramil 1203-04/Simpang Hulu…

4 jam ago

Medan dan Cuaca Tak Halangi Semangat TNI dan Warga Bangun Jembatan Gantung

KOTABARU - Pembangunan jembatan gantung di Desa Limbungan Hampang terus menunjukkan progres yang signifikan. Saat…

4 jam ago

Apresiasi Dandim 0105/Abar untuk Tiga Generasi Muda yang Lolos Seleksi Jambore Dunia

ACEH BARAT - Kebanggaan besar dirasakan oleh jajaran Kodim 0105/Aceh Barat atas capaian gemilang generasi…

5 jam ago