<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jakarta &#8211;</strong> Istri Pangkogabwilhan III, Dian Lucky Avianto, memastikan suaminya yang dikenal sebagai jenderal tempur, akan kembali melangkah jauh, menyusuri pedalaman rimba Papua, mengabdikan diri demi menegakkan kedaulatan negara kita di tanah Cenderawasih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan bismillah, saya dan anak-anak beserta keluarga besar, ikhlas mewakafkan Mas Lucky untuk kepentingan bangsa, menjaga, menegakkan kedaulatan negara di ufuk timur Indonesia,” kata Dian saat dihubungi wartawan, Sabtu, (28/3/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai istri seorang prajurit TNI, Dian mengaku harus tegar, berdiri kuat, menerima setiap konsekuensi dari tugas dan kewajiban yang diemban oleh suaminya, Letjen TNI Lucky Avianto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun di balik ketegaran itu, Dian mengaku dirinya lazimnya hanyalah seorang istri biasa, juga memiliki ke-khawatiran yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kekhawatiran ini juga diakui oleh Dian, dirasakan oleh anak-anaknya, dimana rindu akan sosok ayah yang belum erat terpeluk, sudah harus mereka lepaskan kembali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dian menuturkan dalam sunyi malam, di sepertiga waktu yang penuh doa dan dalam perbincangan kecil namun penuh makna bersama keempat puterinya, istri jenderal yang menjadi momok bagi KKB Papua ini mencoba menguatkan hati seluruh anggota keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya dan anak-anak menyadari sepenuhnya, di hadapan negara, Mas Lucky Avianto bukan hanya milik kami. Ia adalah milik bangsa, Ia adalah milik negeri yang kita cintai bersama,” tutur Dian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan segala kerendahan hati, Dian menitipkan doa terbaik untuk Lucky yang dianggap ‘separuh nafasnya’ itu, dan untuk seluruh prajurit TNI yang bertugas di Papua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Semoga Pangkogabwilhan III dan seluruh pasukan TNI senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kesehatan, kekuatan, serta keselamatan dalam setiap langkah pengabdian mereka,” harap Dian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Karena bagi kami khususnya anak dan istri, setiap langkah mereka sejatinya adalah harapan bagi negeri, dan setiap doa kita adalah pelita yang menjaga mereka selamat, pulang kembali ke keluarga,” pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisah ini menjadi potret nyata pengorbanan keluarga prajurit TNI, bahwa di balik kuatnya pertahanan negara, ada ketegaran, keikhlasan, dan doa yang tak pernah putus dari keluarga yang setia menunggu di rumah.</p>

SUPIORI - Melalui program BERSEMI (Bersih, Sehat untuk Masyarakat Supiori), personel Yonif TP 859/RBK bersama…
KUTAI TIMUR - Danramil 0909-04/Muara Ancalong bersama anggota serta Danramil 0909-05/Muara Bengkal dan anggota menghadiri…
ACEH SINGKIL - Personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama Yon TP 957/LU dan warga melanjutkan pengukuran…
MEULABOH - Korem 012/Teuku Umar menggelar ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Aceh…
ACEH JAYA - Kondisi wilayah Desa Meunasah Weh, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, terpantau aman…
ACEH JAYA - Aktivitas pengolahan lahan mulai berlangsung di areal persawahan Desa Gampong Harapan, Kecamatan…