<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Pagi di Desa Parangjoro menampakkan tumpukan batu yang perlahan disusun menjadi talud pelindung sawah.</p>
<p>Proses tersebut melibatkan beberapa pihak; ada yang mengangkat batu, meratakan adukan, serta memastikan susunan talud tetap rapi demi kekuatan struktur.</p>
<p>Pada Senin (3/8/2026), semangat kerja tidak surut meski terik; anggota Satgas mengatakan semua pekerjaan dikerjakan sungguh-sungguh karena talud berfungsi menjaga sawah dari aliran air saat hujan deras.</p>
<p>Warga menilai bangunan itu bukan hanya susunan material, tetapi juga sumber rasa aman yang memperkuat kepastian perlindungan hasil pertanian mereka.</p>
<p>Talud yang berdiri di tengah sawah Parangjoro menunjukkan bahwa pembangunan kolaboratif memberi manfaat jangka panjang yang melebihi masa pembuatannya.</p>
<p>(Red/Cn)</p>

SUKOHARJO - Talud dan gorong-gorong di Dukuh Jebagan dibangun melalui program TMMD Reguler ke-129 Kodim…
SUKOHARJO - Tanah pinggiran sawah membuat jalan rentan terkikis saat hujan mengguyur.Dalam TMMD Reguler ke-129,…
SUKOHARJO - Warga Dukuh Jebagan, Desa Parang Joro mulai merasakan harapan baru saat talud jalan…
SUKOHARJO - Warga Dukuh Jebagan, Desa Parang Joro, merasakan perubahan signifikan saat musim hujan setelah…
SUKOHARJO - Plester hingga bagian tertinggi dinding menjadi pekerjaan berat yang terasa lebih ringan berkat…
SUKOHARJO - Setiap pagi warga menyaksikan perubahan nyata pada Masjid Al Mubaroq; susunan bata pada…