<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Jalan Desa Parangjoro kini menampilkan kondisi lebih tertata setelah pembangunan talud dan rabat beton rampung, menggantikan kondisi lokasi yang semula dipenuhi material pekerjaan.</p>
<p>Warga bersama anggota Satgas melaksanakan pembersihan sisa-sisa adukan semen, batu, dan kayu yang masih berada di area sekitar. Saluran air di sisi talud juga diperhatikan agar lingkungan yang terdampak pekerjaan dapat kembali tertata.</p>
<p>Penyelesaian sasaran fisik sampai 100 persen menjadi penanda bahwa tahapan utama pembangunan telah usai. Pada Rabu (12/8/2026), kegiatan diarahkan pada pembenahan lingkungan sekitar hasil pembangunan.</p>
<p>Bagi warga pengguna jalan, pembaruan ini berdampak pada kenyamanan sehari-hari; talud menata sisi jalan dan rabat beton memberi permukaan akses yang lebih baik. Pembersihan pasca-pengerjaan membuat fungsi kawasan semakin siap dimanfaatkan.</p>
<p>Hasil pembangunan tidak berhenti saat pekerjaan terakhir selesai; jalan, talud, dan lingkungan perlu perhatian bersama agar manfaat yang telah dibangun tetap terjaga dan tidak cepat kembali semrawut. (Red/Wr)</p>

KUTAI TIMUR - Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten…
TAPIN - Menyongsong HUT Ke-81 TNI, Kodim 1010/Tapin melaksanakan doa bersama di Mushola Al Muizzu,…
TAPIN - Peristiwa 30 September 1965 pernah mengancam keberadaan Pancasila sehingga setiap 1 Oktober kini…
BANJAR – Personel Kodim 1006/Banjar mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar…
KETAPANG — Komandan Kodim (Dandim) 1203/Ketapang, Letkol Inf Zulkarnaen Galib, S.H., memimpin Upacara Kenaikan Pangkat…
SIMEULUE – Api yang digunakan untuk membersihkan lahan dapat berubah menjadi ancaman apabila tidak dikendalikan…