<p><strong>BOALEMO –</strong> Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tidak hanya soal pembangunan jalan rabat beton. Di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, TNI sedang menanam &#8220;investasi&#8221; jangka panjang berupa kesehatan masyarakat, Rabu (29/04/2026).</p>



<p>Pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum telah memasuki tahap krusial dengan progres yang kini menyentuh angka 70 persen. Pembangunan ini menjadi jawaban konkret atas kerinduan warga akan akses sanitasi yang higienis, sekaligus menjadi simbol transformasi gaya hidup sehat di pelosok Boalemo.</p>



<p>Dansatgas TMMD 128 Boalemo, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., memandang bahwa pembangunan infrastruktur kesehatan memiliki nilai strategis yang setara dengan pembangunan ekonomi. Menurutnya, jalan yang bagus tidak akan maksimal manfaatnya jika kualitas kesehatan masyarakatnya masih terancam oleh sanitasi yang kurang baik.</p>



<p>&#8220;Infrastruktur fisik memang penting, tapi jiwa yang sehat adalah motor penggerak desa. Fasilitas MCK ini adalah cara kami mengedukasi warga tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kami ingin Hutamonu menjadi desa yang tidak hanya mandiri secara akses, tapi juga unggul secara kualitas lingkungan,&#8221; tegas Letkol Czi Wiratama.</p>



<p>Meski target sudah mencapai 70%, para prajurit tidak mengendurkan ritme kerja. Di lokasi, terlihat sinergi yang harmonis antara personel Kodim 1316/Boalemo, prajurit Yonif TP 915/Bitu&#8217;o, TNI-AL, hingga rekan-rekan dari Polri. Mereka bahu-membahu merampungkan struktur utama bangunan, mulai dari pemasangan dinding hingga instalasi pembuangan yang sesuai standar teknis kesehatan.</p>



<p>Kehadiran aparat lintas instansi ini bukan sekadar mengejar target kalender, melainkan wujud nyata kemanunggalan. Warga desa pun tidak tinggal diam; mereka terlibat aktif memastikan material tersedia tepat waktu dan memberikan dukungan logistik bagi para pekerja di lapangan.</p>



<p>Manfaat Nyata bagi Warga<br>Bagi penduduk Hutamonu, proyek ini lebih dari sekadar deretan keramik dan keran air. Ini adalah perubahan peradaban kecil. Selama ini, sebagian warga harus menempuh jarak tertentu atau menggunakan sarana darurat untuk keperluan sanitasi dasar.</p>



<p>&#8220;Kami sangat bersyukur. Fasilitas ini nantinya akan sangat memudahkan ibu-ibu dan anak-anak di sini. Tidak hanya lebih dekat, tapi juga jauh lebih bersih dan tertutup,&#8221; ujar seorang warga yang turut membantu pengerjaan.</p>



<p>Komitmen Keberlanjutan<br>Untuk menjamin fasilitas ini tidak terbengkalai di masa depan, Satgas TMMD terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo. Tujuannya jelas: memastikan sistem pengelolaan pasca-TMMD berjalan optimal sehingga manfaatnya bisa dirasakan hingga lintas generasi.</p>



<p>Dengan pengerjaan yang terus dikebut, fasilitas MCK ini diprediksi akan segera tuntas dalam waktu dekat. Desa Hutamonu kini bersiap menyongsong hari baru—hari di mana kesehatan bukan lagi kemewahan, melainkan hak yang terpenuhi melalui tangan dingin para prajurit TNI dan masyarakat.(1316).</p>

HULU SUNGAI UTARA – Warga masyarakat Hulu Sungai Utara memadati halaman Makoramil 1001-07/Amuntai Tengah untuk…
Barito Kuala – Guna mempererat hubungan emosional dan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta harmonis,…
Banjarbaru – Kodim 1006/Banjar turut menghadiri Upacara Pembukaan Pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi…
KOTA MALANG – Kepala Seksi Teritorial (Kasi Ter) Korem 083/Baladhika Jaya memimpin langsung pembukaan kegiatan…
TAPIN – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Burakai, Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin terus dipercepat dengan…
AGAM – Masyarakat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, menyambut dengan antusias pembangunan Jembatan Perintis Garuda,…