KODIM

Peduli Lingkungan, Seskoad Gandeng Masyarakat HSS Perkuat Pencegahan Karhutla

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>HULU SUNGAI SELATAN –<&sol;strong> Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan &lpar;Karhutla&rpar; terus digencarkan&period; Kali ini&comma; Tim Penyuluh Karhutla dari Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat &lpar;Seskoad&rpar; yang dipimpin Mayor Cke Achmad Falani dan 5 orang anggota dan didampingi Oleh Kolonel Arm Suharyanto&comma; S&period;Sos sebagi Patun Seskoad menyambangi Kecamatan Daha Barat&comma; Kabupaten Hulu Sungai Selatan &lpar;HSS&rpar;&comma; Kamis &lpar;5&sol;11&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kegiatan penyuluhan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan masyarakat sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman Karhutla yang dapat menimbulkan dampak luas&comma; baik terhadap kehidupan sosial&comma; perekonomian&comma; kesehatan maupun kerusakan ekosistem alam&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Puluhan warga Kecamatan Daha Barat tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut&period; Dalam penyampaian materinya&comma; Mayor Cba Donny menjelaskan bahwa penanggulangan Karhutla merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang &lpar;OMSP&rpar; TNI dalam membantu pemerintah daerah menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Kita harus menyadari bahwa Karhutla bukan sekadar masalah pohon atau lahan yang terbakar&period; Dampaknya sangat masif&comma; mulai dari kerusakan ekosistem&comma; munculnya kabut asap yang berbahaya bagi kesehatan pernapasan&comma; terhentinya aktivitas belajar anak-anak di sekolah&comma; hingga terganggunya roda perekonomian masyarakat&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ia juga menekankan bahwa upaya pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan ketika api sudah terlanjur meluas&period; Oleh karena itu&comma; kesadaran dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi garda terdepan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Lebih lanjut&comma; materi penyuluhan mencakup berbagai langkah pencegahan dini&comma; tata cara penanganan awal apabila ditemukan kebakaran&comma; dampak paparan asap terhadap kesehatan manusia dan lingkungan&comma; hingga penjelasan mengenai sanksi hukum bagi siapa pun yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Jangan pernah berpikir bahwa membakar lahan adalah cara yang aman dan bebas konsekuensi&period; Hukum telah mengatur dengan tegas perbuatan tersebut&comma; karena kerugian yang ditimbulkan tidak hanya dirasakan oleh pelaku&comma; tetapi oleh kita semua&comma;” jelasnya saat menjawab pertanyaan peserta&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Suasana penyuluhan berlangsung interaktif&period; Masyarakat dan para relawan turut menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan sekaligus berdiskusi langsung dengan tim Seskoad untuk mencari solusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Tidak hanya menambah wawasan masyarakat&comma; kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Tim Seskoad&comma; Kodim 1003&sol;HSS&comma; pemerintah kecamatan&comma; pemerintah desa&comma; serta para relawan di lapangan&period;<br>Melalui sinergi tersebut&comma; diharapkan setiap potensi munculnya titik api dapat terdeteksi dan ditangani lebih cepat&comma; tepat&comma; serta terkoordinasi sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat&comma; melainkan membutuhkan kepedulian serta peran aktif seluruh elemen masyarakat&period;&lpar;1003&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Recent Posts

Pengecekan Administrasi Calon Prajurit Dilakukan Kodim 0114/Aceh Jaya untuk Gelombang I TA 2027

ACEH JAYA - Proses pengecekan administrasi pendaftaran calon prajurit TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun…

2 jam ago

Babinsa Dampingi Distribusi MBG dari Dapur SPPG ke Sekolah di Kuala

NAGAN RAYA - Babinsa Koramil 01/Kuala Kodim 0116/Nagan Raya memantau langsung pengantaran Makan Bergizi Gratis…

2 jam ago

KDKMP Desa Singa Gembara Dapat Armada Truk untuk Memperkuat Aktivitas Ekonomi Desa

KUTAI TIMUR - Satu unit truk diserahkan kepada KDKMP Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara,…

2 jam ago

Tahap Pengecoran Pondasi Dikebut, KNMP Suak Seumaseh Targetkan Peningkatan Sarana Nelayan

ACEH BARAT - Pembangunan fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Suak Seumaseh, Kecamatan…

3 jam ago

Sinergi TNI dan Pemda Rantau Pulung Gelar Patroli Cegah Karhutla

KUTAI TIMUR - Dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, Posramil Rantau Pulung bersama unsur…

3 jam ago

Peresmian Underpass STA. 34 di Rantau Pulung oleh Bupati Kutai Timur, Babinsa Hadir Mendampingi

KUTAI TIMUR - Bupati Kutai Timur Drs. H. Ardiansyah, M.Si. meresmikan Underpass STA. 34 di…

3 jam ago