banner 120x600
KODIM  

Panen Raya Lapas Banjarbaru, Kodim 1006/Banjar Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Banjarbaru – Kodim 1006/Banjar menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan turut serta dalam kegiatan Panen Raya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang digelar serentak di seluruh Indonesia, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjarbaru, Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, dan terhubung secara virtual melalui Zoom.

Komandan Kodim 1006/Banjar yang diwakili oleh Perwira Penghubung (Pabung) Mayor Cpl Bagus Rijayatmo menghadiri langsung kegiatan tersebut bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait. Kehadiran Kodim 1006/Banjar merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap pembinaan kemandirian warga binaan serta penguatan ketahanan pangan yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan panen raya nasional ini dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon dan dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal (HOR) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan bahwa panen raya ini merupakan implementasi nyata program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan yang ada di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus sebagai sarana pembinaan produktif bagi warga binaan.

Secara nasional, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melaporkan capaian hasil panen yang signifikan, meliputi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dengan total hasil mencapai lebih dari 123 ton. Sebagian besar hasil panen tersebut didonasikan kepada masyarakat terdampak bencana sebagai wujud kepedulian sosial. Di Lapas Kelas IIB Banjarbaru sendiri, panen raya dilaksanakan dengan memanen ubi jalar dan ikan lele yang merupakan hasil pembinaan kemandirian warga binaan.

Kodim 1006/Banjar menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, serta kecintaan terhadap sektor pertanian kepada warga binaan. Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan instansi pemasyarakatan, diharapkan program ketahanan pangan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(1006).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *