Categories: Uncategorized

Mutiara Kasab dan Semangat Istri Prajurit Mengangkat Budaya Aceh di Persit Bisa 2026

<p>Menjelang pelaksanaan Event Persit Bisa 2026 yang akan diselenggarakan di Expo Balai Kartini&comma; Jakarta pada tanggal 7–9 Mei 2026&comma; berbagai persiapan terus dilakukan oleh UMKM Mutiara Kasab binaan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 012 PD Iskandar Muda&period;<&sol;p>&NewLine;<p>UMKM yang dirintis oleh Ny&period; Ema Mutiara Deka ini menjadi salah satu usaha kreatif yang membawa kekayaan budaya Aceh melalui kerajinan sulaman kasab khas Aceh Barat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Keikutsertaannya dalam ajang Persit Bisa menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan warisan budaya daerah sekaligus menunjukkan kreativitas dan kemandirian anggota Persit dalam<&sol;p>&NewLine;<p>mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ny&period; Ema Mutiara Deka merupakan istri dari Koptu Didik Sulistyo Budi &lpar;NRP 31050191151086&rpar;&comma; yang saat ini bertugas sebagai Ta Provost Dim 0105&sol;Aceh Barat&period; Sebagai anggota Persit&comma; ia menjalankan peran mendampingi pengabdian suami sekaligus terus berkarya melalui usaha sulaman kasab yang telah ia tekuni selama bertahun-tahun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam menghadapi ajang Persit Bisa 2026&comma; Mutiara Kasab melakukan berbagai persiapan&comma; mulai dari penyempurnaan desain produk&comma; peningkatan kualitas jahitan dan sulaman&comma; hingga penataan display pameran agar tampil lebih menarik dan modern tanpa meninggalkan nilai tradisional<&sol;p>&NewLine;<p>Aceh&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk kebutuhan pameran&comma; Mutiara Kasab menyiapkan sebanyak 212 pcs produk kerajinan kasab dari berbagai varian unggulan yang akan dibawa ke Event Persit Bisa 2026&comma; terdiri dari tas kasab&comma; dompet&comma; hiasan dinding&comma; songket&comma; sarung kursi dan taplak meja&comma; kotak tisu&comma; jilbab kasab&comma; payung kasab&comma; vest kasab&comma; pouch&comma; sarung tumbler&comma; hingga sajadah khas Aceh&period; Seluruh produk dibuat secara handmade dengan mempertahankan teknik sulam tradisional kasab yang menjadi ciri khas budaya Aceh&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam proses produksinya&comma; setiap motif kasab dikerjakan secara detail mulai dari menggambar pola di atas kain beludru&comma; memasang kain pada meja kayu khusus&comma; hingga proses penyulaman menggunakan benang emas&period; Untuk satu produk&comma; waktu pengerjaan dapat mencapai satu minggu hingga satu bulan tergantung tingkat kerumitan motif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Motif-motif khas seperti Pucok Rebung&comma; Pinto Aceh&comma; dan Sulubayung tetap dipertahankan<&sol;p>&NewLine;<p>sebagai identitas budaya Aceh yang memiliki filosofi mendalam tentang harapan&comma; keharmonisan&comma;dan keindahan kehidupan masyarakat Aceh&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain mempersiapkan produk&comma; Mutiara Kasab juga terus memperkuat promosi melalui media sosial dan jaringan komunitas Persit agar produk kasab Aceh semakin dikenal luas&period; Persiapan ini juga melibatkan ibu-ibu pengrajin di lingkungan sekitar yang selama ini turut membantu proses<&sol;p>&NewLine;<p>produksi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bagi Ny&period; Ema Mutiara Deka&comma; mengikuti Persit Bisa bukan sekadar menghadiri pameran UMKM&comma;tetapi juga menjadi bentuk pengabdian dalam melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman&period; Ia berharap karya kasab Aceh dapat terus diminati generasi muda dan memiliki nilai ekonomi yang mampu membantu kesejahteraan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Melalui Mutiara Kasab&comma; ia membuktikan bahwa perempuan Persit mampu menjalankan banyak peran sekaligus — mendampingi suami&comma; melestarikan budaya&comma; memberdayakan lingkungan&comma; dan<&sol;p>&NewLine;<p>menggerakkan ekonomi kreatif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari Desa Kuala Bubon&comma; Aceh Barat&comma; benang-benang kasab yang disulam dengan penuh ketekunan kini siap dibawa ke panggung nasional melalui ajang Persit Bisa 2026&comma; membawa semangat budaya Aceh yang tetap hidup&comma; indah&comma; dan membanggakan<&sol;p>&NewLine;

Share
Published by

Recent Posts

Pengalaman Penugasan Jadi Bekal, Pangkogabwilhan III Tekankan Profesionalisme Yonif 123/Rajawali

MERAUKE — Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., menyambut kunjungan kerja…

3 jam ago

Pasi Pers Kodim 1203/Ketapang Hadiri Kejuaraan Menyumpit Patih Jaga Pati Cup 2026

KETAPANG – Perwira Seksi Personel (Pasi Pers) Kodim 1203/Ketapang, Kapten Inf Muhamad Aris, menghadiri pembukaan…

5 jam ago

Pasi Pers Kodim 1203/Ketapang Hadiri Kejuaraan Menyumpit Patih Jaga Pati Cup 2026

KETAPANG – Perwira Seksi Personel (Pasi Pers) Kodim 1203/Ketapang, Kapten Inf Muhamad Aris, menghadiri pembukaan…

5 jam ago

Kodim 0109/Aceh Singkil Dorong Konektivitas Desa melalui Pembangunan Jembatan Perintis

ACEH SINGKIL — Pembangunan Jembatan Perintis di Desa Cibubukan, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil,…

9 jam ago

Menyambut HUT ke-81 RI, Korem 012/TU Padukan Pawai Merah Putih dan Aksi Sosial

Aceh Barat – Semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan mewarnai rangkaian peringatan Hari…

9 jam ago

Personel Kodim 0114/Aceh Jaya dan Polres Gelar Apel Malam serta Patroli Gabungan

ACEH JAYA – Personel Kodim 0114/Aceh Jaya melaksanakan apel malam di Mapolres Aceh Jaya yang…

10 jam ago