<strong>BARITO KUALA &#8211;</strong> Koramil 1005-09/Anjir Pasar bersama dengan Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batola, Polres Batola, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan operasi/razia toko penjual obat keras dan bahan berbahaya lainnya di sepanjang Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Anjir Pasar, Selasa, (19/11). 
 
 
 
Razia Gabungan itu dipimpin Ketua Badan Narkotika Nasional Kabupaten dengan menyasar apotek yang berada di wilayah Kecamatan Anjir pasar. 
 
 
 
Plh. Danramil 1005-09/Anjir Pasar Peltu Wahyu mengatakan, Operasi/razia gabungan ini berlangsung mulai pukul 11.00 WITA, sebelumnya telah dilaksanakan koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan dengan menyasar toko obat maupun apotik yang diduga melakukan penjualan obat keras dan disinyalir menjual Narkoba golongan 1 dan 2 secara bebas. 
 
 
 
Selanjutnya Plh. Danramil menegaskan, pihaknya bersama dinas terkait akan secara masif terus melakukan operasi/razia dalam skala besar untuk memutus peredaran obat-obatan keras yang sering disalahgunakan olah remaja maupun pelaku kejahatan lain sebelum melakukan aksinya. 
 
 
 
&#8220;Operasi/razia ini akan terus dilaksanakan dengan melibatkan instansi terkait, penyalahgunaan obat terlarang ini disinyalir menjadi penyebab kejahatan, membuat pelaku nekat melakukan aksinya dibawah pengaruh obat-obatan terlarang.&#8221; Tutup Plh. Danramil.(1005). 
 

Ketapang — Kodim 1203/Ketapang melalui jajaran Koramil melaksanakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan…
HULU SUNGAI UTARA - Kodim 1001/HSU-BLG melepas 56 pemuda asal Hulu Sungai Utara dan sekitarnya…
ACEH JAYA - Pembelajaran di SD Negeri 2 Jaya, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, mendapat…
ACEH JAYA - Sekitar 250 orang menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren…
HULU SUNGAI SELATAN – Kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Garuda…
ACEH BARAT - Babinsa Koramil 08/Arongan Lambalek, Kodim 0105/Aceh Barat, Sertu Agus S, berdialog dengan…