<p><strong>BONE &#8211;</strong> Di Desa Mallusetasi warga bukan hanya melihat hunian yang kini lebih kokoh, tetapi juga menyaksikan terbitnya prasasti yang memuat cerita kebersamaan, kepedulian, dan kerja kolektif yang mengubah kehidupan sebuah keluarga.</p>
<p>Prasasti yang dipasang di rumah Rosnawati menjadi identitas permanen atas pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bagi penduduk setempat, adanya prasasti itu berarti setiap hasil pembangunan memiliki sejarah yang layak diingat, bukan sekadar dinikmati.</p>
<p>Penyelesaian pemasangan prasasti berlangsung pada Rabu (5/8/2026) setelah seluruh tahapan pembangunan mencapai fase akhir. Lewat penanda ini tercatat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga yang bersama-sama menghadirkan hunian lebih layak.</p>
<p>Prasasti itu juga menimbulkan rasa bangga karena menjadi simbol bahwa desa mereka pernah menjadi asal muasal semangat gotong royong yang menghasilkan manfaat nyata. Nilai tersebut diyakini akan terus diwariskan ke generasi mendatang.</p>
<p>Ukuran prasasti mungkin sederhana, namun maknanya sangat besar. Penanda ini menjadi pengingat bahwa pembangunan yang menyisakan jejak kebersamaan akan selalu dikenang masyarakat.(Red/Cn).</p>

SUPIORI - Melalui program BERSEMI (Bersih, Sehat untuk Masyarakat Supiori), personel Yonif TP 859/RBK bersama…
KUTAI TIMUR - Danramil 0909-04/Muara Ancalong bersama anggota serta Danramil 0909-05/Muara Bengkal dan anggota menghadiri…
ACEH SINGKIL - Personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama Yon TP 957/LU dan warga melanjutkan pengukuran…
MEULABOH - Korem 012/Teuku Umar menggelar ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Aceh…
ACEH JAYA - Kondisi wilayah Desa Meunasah Weh, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, terpantau aman…
ACEH JAYA - Aktivitas pengolahan lahan mulai berlangsung di areal persawahan Desa Gampong Harapan, Kecamatan…