Categories: KODIM

Lahan Konservasi PT GSJ di Miau Baru Terbakar, 50 Hektare Terdampak

<p><strong>KUTAI TIMUR &&num;8211&semi;<&sol;strong> Kebakaran Hutan dan Lahan &lpar;Karhutla&rpar; kembali menghanguskan lahan konservasi PT Gunta Samba Jaya &lpar;GSJ&rpar; MBRE 2 di Desa Miau Baru&comma; Kecamatan Kombeng&comma; Kabupaten Kutai Timur&comma; Jumat &lpar;4&sol;9&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Data di lapangan menunjukkan kebakaran meluas hingga sekitar 50 hektare pada koordinat 1&period;323871° Lintang Utara dan 117&period;057130° Bujur Timur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Peristiwa awal diduga terjadi pada 3 Agustus 2026 sekitar pukul 12&period;00 WITA&comma; ketika api pertama kali muncul dan sempat dipadamkan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran milik PT GSJ&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada 4 September 2026 sekitar pukul 02&period;00 WITA&comma; tim menemukan titik api kembali&comma; mendorong upaya pemadaman lebih lanjut di lokasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tim pemadaman terdiri dari Babinsa Koramil 0909-03&sol;Muara Wahau&comma; Satpol PP Kecamatan Kombeng&comma; Destana Miau Baru&comma; CSR PT GSJ&comma; unsur pengamanan PT GSJ&comma; serta Masyarakat Peduli Api &lpar;MPA&rpar; Miau Baru&period;<&sol;p>&NewLine;<p>PT GSJ mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran&comma; sementara BPBD Kecamatan Kombeng menurunkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 600 liter untuk mendukung operasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kerja sama berbagai pihak memungkinkan api dapat dipadamkan pada pukul 16&period;00 WITA&comma; kemudian dilanjutkan pemantauan untuk memastikan tidak muncul lagi titik api&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Personel yang hadir dalam penanganan antara lain Manager PT GSJ Miau Baru 1 Teguh&comma; Babinsa Koramil 0909-03&sol;Muara Wahau Serda Muh&period; Nawir&comma; Ketua Destana Miau Baru Jimmy&comma; lima personel Satpol PP Kecamatan Kombeng&comma; CSR PT GSJ Juli&comma; Kanit PAM PT GSJ Rohmanto&comma; enam personel Security PT GSJ&comma; serta empat personel MPA Miau Baru&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan&semi; pihak terkait terus melakukan pemantauan dan pengumpulan data untuk mengetahui titik awal serta penyebab terjadinya Karhutla&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penanganan Karhutla tersebut menjadi bentuk sinergi antara TNI&comma; pemerintah daerah&comma; perusahaan&comma; dan masyarakat dalam mencegah meluasnya kebakaran serta menjaga kawasan konservasi dan lingkungan di Kecamatan Kombeng&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Respons cepat dan kolaborasi seluruh unsur menjadi kunci dalam mengendalikan Karhutla&comma; terutama di tengah kondisi lahan yang rawan terbakar&period;&lpar;0909&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Recent Posts

Bara Masih Tertinggal di Gambut, Kodim 1006/Banjar Perkuat Penyekatan Karhutla Guntung Damar

BANJARBARU — Tim gabungan yang terdiri dari personel Kodim 1006/Banjar, Yontp 828, BPBD Provinsi Kalimantan…

1 jam ago

Antisipasi Kekeringan, Multi Pihak Bergerak di Bengalon

KUTAI TIMUR - Menyikapi kekeringan yang mengancam areal pertanian, pihak-pihak terkait melakukan koordinasi penanganan di…

2 jam ago

Edukasi Karhutla untuk Pelajar: Tim Mabes TNI Bicara di MAN 1 Tapin

TAPIN - Untuk membentuk generasi yang sadar bencana sejak dini, Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan…

2 jam ago

Kodim 1010/Tapin Gelar Karya Bakti Peduli Sampah di Pasar Keraton

TAPIN - Sampah yang menumpuk di Pasar Keraton, Kelurahan Kupang, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin,…

2 jam ago

Warga dan Petugas Bersinergi Padamkan Karhutla di RT.08 Kampung Yaba Maru

MERAUKE - Aksi cepat warga bersama Babinsa dan petugas pemadam kebakaran berhasil meredam kebakaran lahan…

3 jam ago

Akses Meningkat, 4 Jembatan Aramco di Waninggap Say Hampir Selesai

MERAUKE - Empat titik Jembatan Aramco di Kampung Waninggap Say, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke,…

3 jam ago