KODIM

Koramil 03/Setia Bakti Ikut Perkuat Sinergi Penanganan Stunting di Aceh Jaya

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>ACEH JAYA –<&sol;strong> Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Aceh Jaya terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor&period; Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Setia Bakti Tahun 2026 digelar di Aula Kantor Camat Setia Bakti&comma; Kabupaten Aceh Jaya&comma; Kamis &lpar;20&sol;8&sol;2026&rpar;&comma; dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan&comma; TNI-Polri&comma; tenaga kesehatan&comma; pemerintah desa&comma; serta tokoh masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut mengangkat tema bersama masyarakat dan lintas sektor memperkuat komitmen untuk mewujudkan generasi Aceh Jaya yang sehat&comma; cerdas dan berdaya saing&period; Forum rembuk menjadi ruang bersama untuk membahas upaya percepatan penurunan stunting sekaligus memperkuat koordinasi antarunsur yang memiliki peran dalam pembangunan kesehatan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Rembuk Stunting dihadiri Camat Setia Bakti&comma; Danramil 03&sol;Setia Bakti yang diwakili Batuud Serma Sugeng&comma; Kapolsek Setia Bakti&comma; Ketua TP PKK&comma; Sekcam Setia Bakti&comma; para Keuchik dalam wilayah Kecamatan Setia Bakti&comma; Kepala Puskesmas Lagen&comma; Kepala Puskesmas Pante Kuyun&comma; serta tokoh masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam sambutannya&comma; Camat Setia Bakti menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan tugas dan tanggung jawab bersama&period; Persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya oleh sektor kesehatan&comma; tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah kecamatan&comma; pemerintah desa&comma; keluarga&comma; masyarakat dan berbagai unsur terkait&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Camat juga mengajak seluruh pihak untuk menjalankan upaya penanganan stunting secara bersama-sama dengan tim kesehatan yang berada di wilayah&period; Koordinasi yang kuat diperlukan agar program yang dijalankan dapat menyentuh masyarakat secara tepat dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan anak&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Para Keuchik juga diharapkan proaktif mendukung program tersebut&comma; termasuk melalui penganggaran kegiatan yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting dari dana desa sesuai ketentuan yang berlaku&period; Dukungan pemerintah desa menjadi penting karena desa merupakan salah satu lingkungan terdekat dalam pelaksanaan berbagai program pelayanan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam konteks ketahanan nasional&comma; pembangunan sumber daya manusia memiliki posisi yang sangat penting&period; Kualitas kesehatan anak sejak usia dini akan berpengaruh terhadap kemampuan generasi mendatang dalam memperoleh pendidikan&comma; mengembangkan keterampilan dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun nasional&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Karena itu&comma; penanganan stunting tidak hanya dapat dilihat sebagai persoalan kesehatan&comma; tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan ketahanan manusia&period; Generasi yang tumbuh sehat dan memperoleh dukungan pendidikan serta lingkungan yang baik akan menjadi modal penting bagi kekuatan sosial&comma; ekonomi dan pertahanan bangsa dalam jangka panjang&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Keterlibatan unsur TNI melalui Koramil 03&sol;Setia Bakti dalam forum tersebut juga mencerminkan peran aparat kewilayahan dalam mendukung program pembangunan masyarakat&period; Kehadiran Batuud Serma Sugeng mewakili Danramil menjadi bagian dari sinergi antara satuan kewilayahan dengan pemerintah dan unsur lainnya dalam memperkuat ketahanan wilayah dari sisi sosial&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Bagi TNI AD&comma; pembinaan teritorial tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan&comma; tetapi juga mencakup kepedulian terhadap berbagai persoalan yang memengaruhi kehidupan masyarakat&period; Kesehatan dan kualitas generasi muda merupakan bagian dari kondisi sosial yang turut menentukan kekuatan sebuah wilayah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Forum rembuk juga memberikan ruang bagi para peserta untuk menyampaikan pandangan dan membahas berbagai persoalan melalui sesi tanya jawab&period; Mekanisme tersebut penting untuk memastikan setiap unsur dapat memberikan masukan berdasarkan kondisi yang dihadapi di lapangan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kolaborasi antara pemerintah kecamatan&comma; tenaga kesehatan&comma; pemerintah desa&comma; TNI-Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan program penurunan stunting tidak berhenti pada perencanaan&period; Komitmen bersama perlu diterjemahkan dalam langkah konkret&comma; pemantauan berkelanjutan dan kepedulian terhadap keluarga yang membutuhkan perhatian&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dari sisi ketahanan wilayah&comma; masyarakat yang sehat merupakan salah satu fondasi terciptanya lingkungan yang produktif dan stabil&period; Ketika persoalan kesehatan anak dapat ditekan sejak dini&comma; daerah memiliki peluang lebih besar untuk membangun sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan tantangan pembangunan dan perubahan zaman&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Setia Bakti Tahun 2026 pada akhirnya menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa pembangunan generasi merupakan tanggung jawab seluruh komponen masyarakat&period; Komitmen yang dibangun melalui forum tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan generasi Aceh Jaya yang sehat&comma; cerdas dan memiliki daya saing&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan doa&period; Seluruh rangkaian Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Setia Bakti Tahun 2026 berlangsung sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat kualitas kesehatan masyarakat dan ketahanan sumber daya manusia di Kabupaten Aceh Jaya&period;&lpar;0114&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Recent Posts

Karya Bakti Koramil 06/Teunom dan Posramil Pasie Raya Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

ACEH JAYA – Kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan karya bakti…

1 jam ago

60 Sopir Truk Gelar Aksi Damai di Amuntai Tengah, Kodim 1001/HSU-BLG Turun Pengamanan

HULU SUNGAI UTARA - Kodim 1001/HSU-BLG mengamankan Aksi Damai Persatuan Bubuhan Sopir Truck (PBST) yang…

2 jam ago

Serda Bayu Andriawan Perkuat Komunikasi di Tengah Pembangunan Gerai KDKMP Simeulue

Simeulue - Serda Bayu Andriawan Babinsa Koramil 02/Simeulue Tengah, Kodim 0115/Sml, Korem 012/Tu, melaksanakan Komunikasi…

3 jam ago

Pusterad Awasi Kegiatan Teknis Teritorial Kodim 0909/Kutai Timur

KUTAI TIMUR - Kodim 0909/Kutai Timur mendapatkan kunjungan Tim Pengawas Kegiatan Teknis Teritorial (Wasgiatnister) dari…

3 jam ago

Jam Komandan di Makodim 1001/HSU-BLG Tekankan 5 Pilar Keselamatan Berkendara

HULU SUNGAI UTARA - Komandan Kodim 1001/HSU-BLG, Letkol Inf Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., memimpin…

4 jam ago

Anjangsana Babinsa di Woyla Barat Jadi Ruang Pantau Kondisi Ekonomi Masyarakat

ACEH BARAT — Babinsa Koramil 0105-10/Satuan Wilayah Barat, Kodim 01105/Aceh Barat, Sertu Sutrisno, melaksanakan anjangsana…

4 jam ago