banner 120x600
KODIM  

Kodim 1010/Tapin Pastikan Program Cetak Sawah Rakyat Tepat Sasaran

TAPIN – Kodim 1010/Tapin bekerja sama dengan Balai Besar Penyuluhan Pertanian (BBPP) Binuang dan Distan Kab. Tapin melaksanakan pengecekan awal lahan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di wilayah Kabupaten Tapin, Selasa (6/1). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Liaison Officer (LO) Kabupaten Tapin, Risma dan Asri, sebagai bagian dari koordinasi lintas sektor.

Pengecekan awal atau MC 0 ini dilakukan untuk memastikan kondisi dan kesiapan lahan sebelum pelaksanaan program CSR dimulai. Program tersebut bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional melalui perluasan areal persawahan produktif di daerah.

Kegiatan lapangan ini juga didampingi oleh Danramil, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Distan Kabupaten Tapin, Hayri, Konsultan Pengawas, serta PPK setempat. Seluruh pihak terkait melakukan peninjauan langsung untuk menilai kondisi fisik lahan, akses irigasi, serta potensi pengembangan sawah baru.

Pasiter Kodim 1010/Tapin, Kapten Inf Heri, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang pertanian. Menurutnya, pengecekan awal sangat penting sebagai dasar perencanaan teknis agar pelaksanaan program CSR dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Hari ini kami melaksanakan pengecekan awal lahan CSR di Desa Sukaramai, Kecamatan Tapin Tengah. Kami ingin memastikan bahwa lahan yang akan digunakan benar-benar siap dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan,” ujar Kapten Inf Heri.

Ia menambahkan, sebelumnya kami juga telah melakukan peninjauan lahan di wilayah Kampung Impat, Desa Binderang, Kecamatan Lokpaikat, serta di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah. Hasil dari pengecekan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan acuan dalam tahapan pelaksanaan selanjutnya.

Melalui sinergi antara TNI, instansi pertanian, dan pemerintah daerah, diharapkan program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Tapin dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat setempat.(1010).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *