<p><strong>TAPIN –</strong> Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Kodim 1010/Tapin melaksanakan pembangunan Jembatan Garuda yang merupakan bagian dari program nasional, memberikan akses baru yang lebih baik bagi masyarakat Desa Burakai, Kecamatan Hatungun.</p>
<p>Kamis (18/6), personel Kodim 1010/Tapin bersama masyarakat melanjutkan pekerjaan dengan melepas bagesting pada tiang kolom yang sebelumnya telah dicor. Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan pada tahap pondasi sebagai bagian dari rangkaian pembangunan struktur jembatan.</p>
<p>Kemajuan pekerjaan tersebut menjadi bukti bahwa setiap tahapan yang telah dilaksanakan berjalan sesuai rencana. Pelepasan bagesting dilakukan setelah beton dinilai cukup kuat untuk menopang struktur yang telah dibentuk, sehingga proses berikutnya dapat dilaksanakan dengan aman dan efektif.</p>
<p>Danramil 1010-04/Binuang, Kapten Inf Ariadi, mengatakan bahwa pembangunan terus dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas setiap pekerjaan agar hasil akhir jembatan benar-benar kuat dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.</p>
<p>“Setelah proses pengecoran selesai, hari ini kami melaksanakan pelepasan bagesting tiang kolom dan dilanjutkan pengerjaan pondasi. Semua tahapan dilakukan secara berurutan agar kualitas konstruksi tetap terjaga dan jembatan yang dibangun memiliki daya tahan yang baik,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional yang bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan. Melalui keterlibatan TNI bersama masyarakat, pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi warga.</p>
<p>Keberadaan jembatan dengan panjang 6 meter dan lebar 2,5 meter tersebut nantinya akan mempermudah mobilitas masyarakat yang selama ini harus menghadapi kendala saat melintasi Sungai Pancur. Akses yang lebih baik diyakini akan mendukung aktivitas pertanian, memperlancar distribusi hasil kebun, serta memudahkan masyarakat dalam menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari.</p>
<p>Selain menghadirkan manfaat fisik berupa sarana penghubung, pembangunan Jembatan Garuda juga memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Kolaborasi yang terjalin antara anggota TNI dan warga selama proses pembangunan menjadi cerminan nyata budaya gotong royong yang masih terpelihara dengan baik.</p>
<p>Dengan terus berlanjutnya pekerjaan dari satu tahap ke tahap berikutnya, Jembatan Garuda diharapkan segera dapat difungsikan dan menjadi sarana yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Burakai serta wilayah sekitarnya.(1010).</p>

KETAPANG – Babinsa Koramil 1203-14/Jelai Hulu, Koptu Rudi Aryanto, melaksanakan kegiatan pemantauan dan pendampingan jalannya…
Hulu Sungai Utara - Suasana hangat dan penuh kebersamaan muncul saat Dandim 1001/HSU-BLG Letkol Inf…
ACEH BARAT -Di hari Minggu (16/8/2026), Danrem 012/Teuku Umar Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M., bersama…
Simeulue - Letkol Arm Qomaruz Zaman, S.T., M.I.P., M.H.I., selaku Komandan Kodim 0115/Simeulue, hadir pada…
ACEH BARAT - Lomba gerak jalan tingkat pelajar memeriahkan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
ACEH JAYA – Anggota Koramil 01/Jaya Kodim 0114/Aceh Jaya, Koptu Rahmat Putra, melaksanakan pemantauan di…