<p class="wp-block-paragraph"><strong>TAPIN – </strong>Desa Sawaja, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, dikenal sebagai wilayah yang didominasi hamparan rawa. Bentangan alamnya seolah menjadi “lautan darat” yang memisahkan satu titik ke titik lainnya, membuat akses jalan terbatas dan ketergantungan tinggi terhadap jembatan sebagai penghubung utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan jarak sekitar 70 kilometer dari pusat kota Kabupaten Tapin, perjalanan menuju desa ini melalui jalur darat dapat memakan waktu antara 2 hingga 2,5 jam. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mendukung pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Kodim 1010/Tapin melaksanakan pengedropan material melalui jalur air dari Pelabuhan Margasari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hari ini kami melaksanakan pengedropan material menuju lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sawaja,” ujar Dandim 1010/Tapin, Letkol Inf Dimas Yamma Putra, Rabu (8/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, material yang dikirim meliputi batu split, pasir, klasiboard, serta besi sebagai komponen utama konstruksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kondisi geografis menjadi tantangan utama dalam proses distribusi logistik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau melalui jalur darat, waktu tempuh bisa mencapai 2 sampai 2,5 jam dari pusat kota Tapin. Sedangkan melalui jalur air, pengangkutan material dari Pelabuhan Margasari bisa memakan waktu hingga 4 jam,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski menghadapi berbagai kendala, Dandim menegaskan bahwa pihaknya tetap optimis pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami optimis pembangunan ini dapat rampung sesuai target. Ini merupakan bagian dari program nasional untuk membuka akses wilayah terpencil,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, saat pelaksanaan ground breaking pada Senin (6/4/2026), Dandim menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jembatan ini diharapkan mampu mempermudah mobilitas masyarakat, baik menuju sekolah, tempat kerja, maupun ke lahan pertanian,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembangunan ini didanai oleh pemerintah pusat, dilaksanakan oleh TNI, serta melibatkan masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor. Targetnya, jembatan dapat selesai pada akhir April dan segera dimanfaatkan warga.(1010).</p>

SUPIORI - Melalui program BERSEMI (Bersih, Sehat untuk Masyarakat Supiori), personel Yonif TP 859/RBK bersama…
KUTAI TIMUR - Danramil 0909-04/Muara Ancalong bersama anggota serta Danramil 0909-05/Muara Bengkal dan anggota menghadiri…
ACEH SINGKIL - Personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama Yon TP 957/LU dan warga melanjutkan pengukuran…
MEULABOH - Korem 012/Teuku Umar menggelar ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Aceh…
ACEH JAYA - Kondisi wilayah Desa Meunasah Weh, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, terpantau aman…
ACEH JAYA - Aktivitas pengolahan lahan mulai berlangsung di areal persawahan Desa Gampong Harapan, Kecamatan…