<p><strong>Hulu Sungai Tengah –</strong> Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit, Komando Distrik Militer (Kodim) 1001/Hulu Sungai Utara-Balangan (HSU-BLG) menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan Semester I Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Tembak Yonif 621/Manuntung, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Rabu (25/06/2025), dan diikuti oleh seluruh personel Kodim 1001/HSU-BLG.</p>



<p>Latihan menembak ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan dasar keprajuritan untuk memastikan kesiapan operasional dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan.</p>



<p>Latihan dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Logistik Kodim 1001/HSU-BLG, Lettu Inf Eko Pujo Waluyo selaku Komandan Latihan (Danlat), dengan pengawasan ketat dari Peltu Abdul Wahid, Bintara Tinggi Seksi Operasi (Bati Si Ops) Kodim 1001/HSU-BLG , yang bertindak sebagai Pengawas Latihan (Waslat).</p>



<p>Dalam pelaksanaannya, para prajurit dilatih untuk menguasai teknik menembak secara efektif dan efisien dengan menggunakan senjata ringan. Materi latihan meliputi tembakan dalam berbagai posisi – berdiri, berlutut, dan tiarap – serta simulasi kondisi pertempuran, seperti menembak di bawah tekanan dan menghadapi sasaran bergerak.</p>



<p>“Latihan ini menitikberatkan pada ketepatan, kecepatan, serta ketangguhan mental dalam situasi yang menyerupai medan sebenarnya. Tujuannya agar setiap prajurit memiliki kesiapan tempur yang optimal,” ujar Lettu Inf Eko Pujo Waluyo. Ia menambahkan bahwa latihan ini juga dirancang untuk menumbuhkan semangat disiplin, kerja sama tim, serta kepatuhan terhadap prosedur dan standar operasional yang berlaku.</p>



<p>Senada dengan Danlat, Peltu Abdul Wahid selaku Waslat menekankan pentingnya disiplin dan keselamatan dalam setiap tahapan latihan. “Kami memastikan seluruh prajurit mengikuti latihan ini sesuai prosedur, mulai dari pengecekan senjata hingga teknik menembak yang benar. Keselamatan adalah prioritas utama, namun kemampuan menembak presisi tetap menjadi target yang harus dicapai,” ujarnya.</p>



<p>Ia juga menambahkan bahwa latihan ini berfungsi sebagai evaluasi menyeluruh atas kemampuan individu setiap prajurit. “Dari hasil latihan ini, akan kami petakan kemampuan masing-masing personel untuk kemudian dilakukan pembinaan lebih lanjut secara spesifik,” imbuhnya.</p>



<p>Dengan latihan yang terarah dan berkesinambungan, Kodim 1001/HSU-BLG berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas prajuritnya, baik dari sisi keterampilan teknis maupun karakter keprajuritan. Keberhasilan pelaksanaan latihan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapan operasional satuan dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.</p>



<p>“Prajurit yang terlatih adalah ujung tombak dalam menjaga keutuhan wilayah dan mendukung tugas-tugas TNI di masa mendatang,” tutup Lettu Inf Eko Pujo Waluyo.(Pendim 1001)</p>

NGADA – Melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ngada, Balai Pemasyarakatan Kelas II Waikabubak berupaya…
TAPIN – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Kodim 1010/Tapin melaksanakan pembangunan Jembatan Garuda yang…
NAGAN RAYA – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang, Kabupaten Nagan Raya,…
SIMPANG KIRI – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dilakukan oleh Kodim 0118/Subulussalam dan masyarakat di…
SIMEULUE - Serka Rahimuddin Babinsa Koramil 02/Simeulue Tengah, Kodim 0115/SML, Korem 012/TU, melaksanakan komsos dengan…
KUTAI TIMUR - Babinsa Desa Bangun Jaya Koramil 0909-06/Bengalon, Serka M. Lasman F, melaksanakan pendampingan…