NAGAN RAYA – Program TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun desa. Tidak hanya alat berat dan pekerjaan fisik, kegiatan ini juga menghadirkan penyuluhan kesehatan bersama Puskesmas Beutong.
Di tengah pembangunan infrastruktur desa, para tenaga kesehatan mengambil peran memberikan edukasi mengenai stunting dan pentingnya menjaga kesehatan keluarga. Seperti dua sisi mata uang, pembangunan fisik dan pembangunan kualitas manusia berjalan berdampingan, Senin (2/3/2026).
Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto menegaskan bahwa TMMD dirancang sebagai program terpadu.
“TMMD bukan hanya membangun jalan atau fasilitas desa, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat agar kehidupan mereka menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Penyuluhan berlangsung interaktif dengan diskusi ringan antara tenaga medis dan masyarakat. Warga diberikan pemahaman mengenai pola asuh anak, kebutuhan gizi, serta pencegahan stunting yang dimulai dari keluarga.
Kehadiran Satgas TMMD dalam kegiatan tersebut menambah kedekatan antara TNI dan masyarakat. Suasana penyuluhan berlangsung hangat, menunjukkan bahwa pembangunan tidak selalu dilakukan dengan alat berat, tetapi juga melalui dialog dan edukasi.
Melalui sinergi ini, TMMD Ke-127 diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang tidak hanya memiliki akses infrastruktur yang baik, tetapi juga kesadaran kesehatan yang kuat. Karena desa yang maju bukan hanya terlihat dari jalannya, melainkan dari generasi sehat yang tumbuh di dalamnya.(0116).






