<p><strong>ACEH SELATAN &#8211;</strong> Pengecoran tapak atau abutmen fondasi telah dimulai di beberapa titik dari keseluruhan 14 lokasi pembangunan jembatan beton yang menjadi tanggung jawab Kodim 0107/Aceh Selatan, langkah yang krusial untuk memperkokoh struktur dasar sebelum konstruksi berlanjut, Sabtu (17/10/2026).</p>
<p>Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., mengatakan pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan melibatkan personel TNI AD serta masyarakat setempat. Tiap tahap dilaksanakan dengan memperhatikan mutu dan kebutuhan teknis konstruksi.</p>
<p>“Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, khususnya dalam meningkatkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Saat ini, pekerjaan terus berjalan sesuai tahapan, termasuk pengecoran tapak atau abutmen fondasi di sejumlah titik,” jelas Dandim.</p>
<p>Ia menegaskan pentingnya kualitas fondasi sebagai aspek utama agar jembatan dapat digunakan dengan aman dan tahan lama.</p>
<p>“Kami ingin jembatan yang dibangun ini nantinya benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bukan hanya mempermudah akses dan mobilitas warga, tetapi juga mendukung aktivitas perekonomian, pendidikan, serta berbagai kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.</p>
<p>Empat belas jembatan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan dan sedang dalam tahapan pengerjaan.</p>
<p>Lokasi pembangunan meliputi Desa Bukit Gadeng (Kecamatan Kota Bahagia), Desa Kampung Tengoh (Kecamatan Bakongan), Desa Buluh Didi dan Desa Durian Kawan (Kecamatan Kluet Timur). Di Kecamatan Kluet Utara terdapat lima titik yakni Desa Alur Mas, Desa Gunung Polo, dan tiga titik di Desa Krueng Batu. Dua jembatan dibangun di Desa Jambo Papan, Kecamatan Kluet Tengah. Tiga titik lainnya berada di Desa Lhok Sialang Rayeuk (Kecamatan Pasie Raja), Desa Air Sialang (Kecamatan Samadua), dan Desa Kemumu Seberang (Kecamatan Labuhanhaji Timur).</p>
<p>Dalam pengerjaan, personel TNI AD bersama warga mengandalkan semangat gotong royong guna mendukung kelancaran proses pembangunan.</p>
<p>“Harapan kami, setelah selesai nanti, jembatan-jembatan ini dapat memperlancar hubungan antarwilayah, memudahkan masyarakat membawa hasil usaha, serta memberikan akses yang lebih baik bagi warga. Karena itu, kualitas pekerjaan dan semangat gotong royong harus terus dijaga,” tutupnya.</p>
<p>Pembangunan 14 jembatan beton ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antardesa, menunjang distribusi hasil usaha masyarakat, serta mempermudah akses menuju berbagai fasilitas yang dibutuhkan warga Aceh Selatan.(Pr012).</p>

TAPIN - Pada Sabtu (17/10) pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII di RT 11 RW 04…
TAPIN - Kebakaran hutan dan lahan kembali tercatat di Desa Sungai Rutas Hulu, Kecamatan Candi…
ACEH SINGKIL - Rangkaian perakitan besi untuk Jembatan Perintis yang menghubungkan Desa Serasah dan Desa…
SIMEULUE – Percakapan langsung dengan warga menjadi salah satu cara Serka Mury Saputra memahami keadaan…
KUTAI TIMUR - Sebanyak 24 pasien mengikuti bakti sosial operasi katarak, program CSR PT Indexim…
KETAPANG - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Kodim 1203/Ketapang melalui jajaran Koramil…