<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Suara cangkul yang beradu dengan tanah dan batu seakan memiliki irama tersendiri. Di Desa Parangjoro, suara itu bukan sekadar bunyi kerja, melainkan simbol persatuan antara warga dan prajurit TNI.</p>
<p>Di area pengadukan material, tidak ada lagi pembatas. Semua bergerak sesuai peran masing-masing, saling mengisi, dan saling membantu. Inilah gambaran nyata dari TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo yang sedang berlangsung.</p>
<p>Momentum tersebut kembali terlihat pada Rabu (29/7/2026). Hari itu, irama cangkul bersahut-sahutan mengingatkan bahwa pembangunan tidak akan berhasil tanpa kekompakan.</p>
<p>Kepercayaan yang tumbuh di antara warga dan prajurit menjadi fondasi sosial yang kokoh. Gotong royong yang sempat meredup kini bangkit kembali, bukan karena perintah, melainkan karena contoh langsung dari aparat TNI.</p>
<p>Kelak, ketika talud dan fasilitas umum sudah berdiri, hubungan erat yang terjalin selama proses pembangunan akan tetap hidup. Itulah warisan sosial yang nilainya jauh lebih panjang daripada usia bangunan fisik itu sendiri.(Red/Ap).</p>

SIMEULUE – Api yang digunakan untuk membersihkan lahan dapat berubah menjadi ancaman apabila tidak dikendalikan…
MEULABOH - Komandan Korem 012/Teuku Umar memimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2026…
Ketapang – Personel Koramil 1203-11/Simpang Hilir Utara bergerak cepat melokalisir dan memadamkan kobaran api yang…
ACEH JAYA - Kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan di Desa Kuta Tuha,…
ACEH JAYA - Sejumlah personel Kodim 0114/Aceh Jaya menerima kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026.…
BARITO KUALA — Dengan khidmat dan penuh rasa hormat, jajaran Kodim 1005/Barito Kuala melaksanakan Upacara…