<p><strong>ACEH BARAT &#8211;</strong> Menindaklanjuti potensi dampak atas meningkatnya intensitas curah hujan yang dapat memicu banjir dan ancaman hidrometeorologi, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., mendampingi Danrem 012/TU Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M., saat memimpin Apel Siaga Antisipasi Dampak Peningkatan Intensitas Curah Hujan di Lapangan Teuku Umar, Jalan Merdeka, Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kamis (08/10/2026).</p>
<p>Dalam arahannya, Danrem menyebut apel siaga sebagai langkah strategis yang krusial untuk menyatukan kesiapan di tingkat personel, materiil, dan sarana prasarana.</p>
<p>“Kita harus memastikan seluruh elemen penanggulangan bencana siap bergerak cepat, tepat dan terpadu kapan pun dibutuhkan,” tegas Danrem.</p>
<p>Danrem memastikan bahwa sebagai satuan kewilayahan, jajaran Korem 012/Teuku Umar berkomitmen penuh bersinergi dan memberikan perbantuan operasional kepada pemerintah daerah dalam rangka melindungi keselamatan masyarakat.</p>
<p>“Tujuan utama kita adalah meminimalisir risiko dan memastikan tidak adanya korban jiwa dalam menghadapi potensi bencana ini,” lanjut Danrem.</p>
<p>Dia juga menggarisbawahi pentingnya penguatan mitigasi dan sosialisasi secara masif dari kabupaten hingga desa dan dusun, agar masyarakat memahami tindakan darurat saat debit air meningkat termasuk lokasi evakuasi aman.</p>
<p>Selain itu, Danrem mengingatkan perlunya meningkatkan kolaborasi serta menghapus ego sektoral agar keterpaduan antara TNI, Polri, Pemda, BPBD, relawan, dan masyarakat menjadi kunci penanganan yang sukses di lapangan.</p>
<p>Usai apel, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., menambahkan apel siaga tersebut sebagai wujud nyata Forkopimda menyikapi perkembangan cuaca sekaligus memastikan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan.</p>
<p>Dandim mengingatkan seluruh personel yang terlibat untuk tetap menjaga faktor keamanan dan kesehatan saat bertugas.</p>
<p>“Laksanakan tugas mulia ini dengan penuh tanggung jawab. Tetap utamakan faktor keamanan personel dan materiil, baik selama pergeseran maupun saat melaksanakan penanganan di lokasi bencana,” pesan Dandim.</p>
<p>Lebih lanjut, Dandim menyatakan kesiapsiagaan harus diwujudkan melalui kesiapan nyata di lapangan dengan pengecekan ulang kondisi sarpras dan perawatannya secara berkala agar selalu siap digunakan sewaktu-waktu.</p>
<p>“Cek dan ricek, rawat sarpras secara berkala. Jangan sampai ketika dibutuhkan justru tidak siap digunakan,” tegas Dandim.</p>
<p>Apel siaga ini menjadi momen untuk menyatukan tekad dan komitmen demi memberikan rasa aman bagi warga Kabupaten Aceh Barat, dengan kehadiran negara dan kesiapan TNI di tengah rakyat ketika terjadi bencana.</p>
<p>Dengan kesiapsiagaan yang diperkuat sejak dini, diharapkan setiap potensi bencana akibat peningkatan curah hujan dapat diantisipasi cepat dan terpadu sehingga risiko terhadap keselamatan masyarakat maupun kerugian materiil dapat ditekan seminimal mungkin.(0105).</p>

ACEH SINGKIL - Pembangunan Jembatan Perintis yang menghubungkan Desa Cibubukan dengan Desa Serasah tetap berlangsung,…
KUTAI TIMUR - Sertu Bambang S., Babinsa Desa Sepaso Selatan Koramil 0909-06/Bengalon, hadir pada sosialisasi…
KUTAI TIMUR - Ratusan warga Desa Wanasari, termasuk Babinsa Serma Suyandri dari Koramil 0909-03/Muara Wahau,…
KUTAI TIMUR - Babinsa dari Koramil 0909-03/Muara Wahau menghadiri Musyawarah Antar Desa (MAD) di Gedung…
SIMEULUE – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian Babinsa Koramil 06/Teluk Dalam,…
ACEH BARAT - Karena potensi bencana hidrometeorologi meningkat seiring curah hujan yang intens, Danrem 012/Teuku…