<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Sawah yang selama ini menjadi tumpuan hidup warga Parangjoro kini lebih terlindungi. Pembangunan talud di kawasan pertanian telah mengurangi kecemasan terhadap longsor yang sering mengancam lahan mereka.</p>
<p>Pekerjaan dilakukan dengan semangat gotong royong. Masyarakat dan prajurit saling membantu mengangkut batu belah menggunakan angkong, menyiapkan adukan semen lewat mesin molen, hingga menyusun material untuk pondasi talud.</p>
<p>Kamis (30/7/2026), suasana kompak terlihat di lokasi. Selain warga dan TNI, aparat instansi terkait juga hadir memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana.</p>
<p>Dengan adanya talud, kestabilan badan jalan pertanian diyakini terjaga sehingga aktivitas menuju sawah dan pengangkutan hasil panen lebih aman sepanjang musim.</p>
<p>Harapan terbesar warga bukan hanya berdirinya bangunan penahan tanah, melainkan lahirnya rasa tenang saat mengelola lahan yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga mereka.(Red/Ns)</p>

MERAUKE - Pembukaan Festival Kali Maro IV, Pantai Arafura dan Dahun Anggai Tahun 2026 digelar…
KUTAI TIMUR - Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten…
TAPIN - Menyongsong HUT Ke-81 TNI, Kodim 1010/Tapin melaksanakan doa bersama di Mushola Al Muizzu,…
TAPIN - Peristiwa 30 September 1965 pernah mengancam keberadaan Pancasila sehingga setiap 1 Oktober kini…
BANJAR – Personel Kodim 1006/Banjar mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar…
KETAPANG — Komandan Kodim (Dandim) 1203/Ketapang, Letkol Inf Zulkarnaen Galib, S.H., memimpin Upacara Kenaikan Pangkat…