Merauke, Papua Selatan, 14 November 2025 – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., menutup kunjungan kerjanya di Merauke, Papua Selatan, dan kembali ke Jakarta pada Kamis, 13 November 2025.
Selama kunjungannya, Yudian menyerahkan secara simbolis 1.000 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Buku ini ditujukan bagi satuan pendidikan tingkat Dasar dan Menengah, dengan tujuan menghidupkan kembali pendidikan Pancasila yang sempat vakum sejak 1998. BTU dirancang membantu guru memahami dan mentransformasikan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik, dengan komposisi 30 persen pengetahuan dan 70 persen praktik.
Rombongan BPIP terdiri dari Deputi BPIP Dr. Ir. Prakoso, M.M., Kabag Protokol Harry Trijanuar, Kasubag Deputi Ranggi Tomas H., serta staf bidang protokol, humas, dan staf pribadi Kepala BPIP. Kegiatan ini diikuti sekitar 250 tenaga pendidik dan civitas akademik Universitas Musamus, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Kepala BPIP menekankan pentingnya penerapan BTU sebagai kurikulum wajib untuk membentuk karakter generasi muda berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Staf Ahli Gubernur Papua Selatan, Agus Kurniawan, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi atas kunjungan BPIP dan menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong sekolah segera menggunakan BTU.
Personel Satgas Korpasgat yang ditempatkan di sejumlah titik strategis di Bandara Mopah mendampingi proses keberangkatan rombongan. “Pengamanan kami laksanakan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan berjalan aman dan tertib,” kata Danpos Satgas Korpasgat Merauke, Letda Pas Setiawan.
Kunjungan kerja ini menjadi momen penting bagi BPIP untuk memperkuat pendidikan Pancasila di ujung timur Indonesia. Penyerahan BTU dan sosialisasi kepada tenaga pendidik diharapkan mendorong penerapan nilai-nilai Pancasila di sekolah-sekolah setempat.












