<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Dari kebersamaan antara prajurit TNI dan warga, tumbuh keyakinan bahwa rumah ibadah dapat berdiri melalui gotong royong. Pembangunan masjid di Desa Parangjoro dimulai tanpa upacara besar, hanya bunyi cangkul dan adukan semen.</p>
<p>Lahan kosong perlahan berubah menjadi masjid dalam TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo. Setiap dinding yang dipasang menjadi saksi bahwa niat beribadah menyatukan banyak tangan.</p>
<p>Pada Rabu (29/7/2026), suasana di lokasi tetap penuh semangat. Tidak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian warga, semua larut dalam pekerjaan.</p>
<p>Masjid ini bukan hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga meninggalkan warisan kebersamaan bagi generasi berikutnya. Kemanunggalan TNI dan rakyat terlihat nyata, bukan sekadar slogan.(Red/Ns)</p>

BARITO KUALA - Proses perehaban rumah Kai Birhasani (61) di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban,…
ACEH BARAT – Komitmen Pemerintah Pusat dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata hingga pelosok daerah…
Martapura – Kodim 1006/Banjar menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi Penyusunan Data Teknologi Terapan sebagai Sarana…
Ketapang – Dalam rangka mendukung kesiapan pelaksanaan tugas Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada peringatan Hari…
Balangan – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1001-02/Paringin, Serma Joko Sampurno, melaksanakan pengecekan dan penanganan…
SUKOHARJO - Bidan Desa Hartuti mengungkapkan bahwa pemenuhan gizi kehamilan, ASI eksklusif enam bulan, MPASI,…