KODIM

Kapten Inf Eko Pujo Wakili Dandim 1001/HSU-BLG dalam Rakor Penanggulangan Banjir

&NewLine;<p><strong>HULU SUNGAI UTARA &&num;8211&semi; <&sol;strong>Komandan Kodim 1001&sol;HSU-BLG yang diwakili oleh Perwira Staf Operasional Kodim 1001&sol;HSU-BLG&comma; Kapten Inf&period; Eko Pujo S&period;&comma; menghadiri Rapat Koordinasi Rencana Pengendalian Banjir Kawasan Banua Anam Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026&period; Kegiatan tersebut berlangsung di Aula KH&period; Dr&period; Idham Chalid Amuntai&comma; Jalan Norman Umar&comma; Kelurahan Murung Sari&comma; Kecamatan Amuntai Tengah&comma; Kabupaten Hulu Sungai Utara&comma; Provinsi Kalimantan Selatan&comma; Rabu &lpar;11&sol;02&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan&comma; H&period; Muhidin&comma; beserta jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan&comma; di antaranya Kasat Pol PP Provinsi Kalimantan Selatan Dany Matera Saputra&comma; S&period;STP&period;&comma; M&period;Si&period;&semi; Kepala BPKAD Fatkhan&comma; S&period;E&period;&comma; M&period;M&period;&semi; Kepala BPBD Ronny Eka Saputra&comma; S&period;STP&period;&semi; Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dr&period; Gt&period; Yanuar Noor Rifai&comma; M&period;Si&period;&semi; Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Drh&period; H&period; Suparmi&comma; M&period;S&period;&semi; Kepala Biro Administrasi Pimpinan H&period; Berkatullah&comma; S&period;K&period;M&period;&comma; M&period;M&period;&semi; Kepala DPKP Ir&period; H&period; Syamsir Rahman&comma; M&period;S&period;&semi; serta Kepala Bappeda Litbang Dr&period; Ir&period; Suprapti Tri Astuti&comma; S&period;T&period;&comma; M&period;T&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Provinsi Kalimantan Selatan sendiri terbagi dalam tiga klaster strategis&comma; yaitu Klaster Banjarbakula&comma; Klaster Banua Anam&comma; dan Klaster Saijaan Bersujud&period; Khusus Klaster Banua Anam yang berada di antara Pegunungan Meratus dan dataran rendah memerlukan pengelolaan air yang terintegrasi lintas batas administrasi karena secara hidrologis termasuk dalam Wilayah Sungai &lpar;WS&rpar; Barito&period; Kawasan ini meliputi Kabupaten Tabalong&comma; Kabupaten Balangan&comma; Kabupaten Hulu Sungai Utara&comma; Kabupaten Hulu Sungai Tengah&comma; Kabupaten Hulu Sungai Selatan&comma; dan Kabupaten Tapin&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menyusun master plan pengendalian kawasan sebagai dokumen induk penanganan banjir&period; Tahap selanjutnya adalah pembahasan pembagian peran dan tanggung jawab antarlevel pemerintahan agar pelaksanaan berjalan terarah dan terkoordinasi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dalam paparan masing-masing dinas disampaikan berbagai program strategis&comma; antara lain rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni &lpar;RTLH&rpar; bagi korban bencana oleh Dinas Perkim LH dengan capaian 241 rumah pada tahun 2025 dan target 129 rumah pada 2026&period; Selain itu&comma; program Desa Proklim dilaksanakan di 29 desa wilayah Banua Anam guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mitigasi perubahan iklim&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dinas Kehutanan melakukan rehabilitasi vegetasi seluas 265&comma;85 hektare&comma; sementara BPDAS melaksanakan rehabilitasi lahan seluas 1&period;007 hektare serta pembangunan 80 unit dam dan gully plug di kawasan hulu&period; BPBD juga telah memasang Early Warning System &lpar;EWS&rpar; di beberapa titik strategis di wilayah Hulu Sungai Tengah&comma; Hulu Sungai Utara&comma; dan Hulu Sungai Selatan guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dalam arahannya&comma; Gubernur Kalimantan Selatan menekankan pentingnya penanganan banjir secara terpadu dari hulu hingga hilir&period; Penanganan tidak cukup dilakukan secara rutin&comma; tetapi harus menyasar akar permasalahan&comma; yakni kapasitas tampung dan pengendalian debit air&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Tiga pilar utama penanganan terpadu meliputi&colon;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Manajemen fisik aliran dan tampungan air melalui pembangunan bendungan&comma; normalisasi sungai&comma; dan kolam retensi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Pemulihan ekosistem hulu melalui konservasi DAS&comma; reboisasi&comma; serta pembangunan cek dam&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Adaptasi hunian masyarakat melalui konsep zero run off&comma; rumah panggung&comma; dan sistem drainase lingkungan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Selain itu&comma; kombinasi antara pembangunan infrastruktur pengendali air dan sistem peringatan dini dinilai menjadi kunci dalam meminimalkan dampak banjir secara berkelanjutan&period; Koordinasi lintas kabupaten juga menjadi hal penting mengingat sistem sungai tidak mengenal batas administrasi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Bupati Hulu Sungai Utara H&period; Sahrujani&comma; penandatanganan berita acara kesepakatan&comma; arahan sekaligus pembukaan resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan&comma; menyanyikan lagu Indonesia Jaya&comma; sesi diskusi terkait rencana aksi pengendalian banjir WS Barito&comma; foto bersama&comma; konferensi pers&comma; dan penutup&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Pada pukul 14&period;00 WITA&comma; kegiatan Rapat Koordinasi Rencana Pengendalian Banjir Kawasan Banua Anam Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 dinyatakan selesai dalam keadaan tertib dan lancar&period;&lpar;Pendim 1001&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Recent Posts

Babinsa Koramil 02/Sukadana Aktif Komsos, Ingatkan Warga Jaga Kesehatan di Musim Penghujan

KETAPANG - Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, Babinsa…

34 menit ago

Sinergi TNI dan Masyarakat Percepat Pembangunan Jembatan oleh Kodim 0116/Nagan Raya Jajaran Korem 012/TU

Nagan Raya – Personel TNI membangun Jembatan Aramco guna memulihkan akses warga di Desa Kuala…

3 jam ago

Kodim 0107/Aceh Selatan Jajaran Korem 012/TU Tuntaskan Pembangunan Jembatan Aramco di Pasi Rasian

ACEH SELATAN – Penantian panjang masyarakat Desa Pasi Rasian, Kecamatan Pasi Raja, Kabupaten Aceh Selatan…

4 jam ago

Genjot Konektivitas, TNI Mulai Rakit Konstruksi Jembatan Perintis Garuda di Boalemo

BOALEMO – Komitmen TNI dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Personel TNI…

4 jam ago

Program Presiden Prabowo: TNI Bangun Jembatan Gantung di Hulu Banyu, Akses Warga Loksado

HULU SUNGAI SELATAN – Sebagai wujud nyata pengabdian kepada negara dan masyarakat di wilayah teritorial,…

5 jam ago

Babinsa Koramil Jaya Monitoring Harga Sembako di Pasar, Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga

ACEH JAYA – Untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Koramil 01/Jaya…

6 jam ago