TNI AD

Jembatan Kayu Ulin TMMD Kokoh Hubungkan Desa ke Kota Bontang

&NewLine;<p><strong>KUTAI TIMUR –<&sol;strong> Langkah kaki seorang anak kecil berderap mantap di atas papan kayu ulin yang masih tampak baru&period; Senyumnya merekah ketika ia menyeberang tanpa harus menunggu reda hujan atau menapaki jalan berlumpur&period; Di belakangnya&comma; seorang petani dengan pikulan hasil bumi juga ikut melintas&comma; tak lagi risau jalan terputus&period; Pemandangan sederhana itu kini menjadi wajah baru Desa Suka Rahmat&comma; Kecamatan Teluk Pandan&comma; berkat rampungnya pembangunan jembatan kayu ulin dalam program TNI Manunggal Membangun Desa &lpar;TMMD&rpar; Ke-125 Kodim 0909&sol;Kutai Timur&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Jembatan sepanjang 16 meter dengan lebar 4 meter itu berdiri kokoh&comma; menghubungkan desa dengan Kelurahan Gunung Telihan&comma; Kota Bontang&period; Kehadirannya bukan sekadar deretan papan ulin yang disusun rapi&comma; melainkan simbol keterhubungan asa warga yang selama ini terhalang keterbatasan akses&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Sebelumnya&comma; jalan menuju Bontang sering kali menjadi ujian&period; Warga harus menempuh jalur memutar yang memakan waktu lebih lama&comma; terutama ketika musim hujan datang&period; Jalan licin&comma; becek&comma; bahkan berbahaya untuk dilalui anak-anak sekolah&period; Tidak jarang pula hasil pertanian warga terlambat sampai pasar karena terkendala jalur&period; Kini&comma; semua kesulitan itu perlahan menjadi cerita masa lalu&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Komandan SSK TMMD Ke-125 Kodim 0909&sol;Kutai Timur&comma; Lettu Arh Suhendri&comma; mengaku pembangunan jembatan ini merupakan buah kerja sama erat antara Satgas TMMD dan masyarakat&period; Baginya&comma; jembatan ini bukan sekadar infrastruktur&comma; melainkan bukti nyata gotong royong yang masih hidup di tengah desa&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;TMMD akan segera ditutup&comma; dan kami bersyukur salah satu sasaran tambahan yaitu jembatan kayu sudah rampung&period; Sebelum ada jembatan ini&comma; warga kesulitan ketika musim hujan karena jalan becek dan sulit dilalui&period; Sekarang akses lebih mudah&comma; dan manfaatnya bisa langsung dirasakan untuk kegiatan ekonomi maupun sosial&comma;” ujarnya&comma; Rabu &lpar;20&sol;08&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Menurutnya&comma; TMMD hadir bukan hanya untuk membangun jalan&comma; jembatan&comma; atau tower air&comma; tetapi juga membangun harapan&period; &OpenCurlyDoubleQuote;TMMD tidak hanya membangun infrastruktur&comma; tetapi juga membangun harapan&period; Kami hadir untuk menjawab kesulitan rakyat&comma;” tambahnya menegaskan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kepala Desa Suka Rahmat&comma; Hasnawati&comma; tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya&period; Baginya&comma; jembatan kayu ulin ini adalah jawaban dari doa panjang warganya yang bertahun-tahun mendambakan akses memadai menuju Bontang&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami sangat mengapresiasi kerja keras TNI melalui TMMD&period; Dengan adanya jembatan ini&comma; warga bisa lebih cepat menuju Bontang&comma; hasil pertanian mudah diangkut&comma; dan anak-anak sekolah tidak perlu lagi kesulitan saat menyeberang&comma;” ungkapnya penuh rasa haru&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Lebih jauh&comma; ia menyebut jembatan itu bukan sekadar kayu yang disusun&comma; melainkan penghubung asa&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Bagi kami&comma; ini bukan sekadar jembatan kayu&comma; tetapi penghubung harapan warga&period; Terima kasih atas kepedulian TNI&period; Kini anak-anak sekolah pun bisa berangkat dengan aman tanpa khawatir terhalang hujan&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Program TMMD Ke-125 yang dimulai pada 23 Juli 2025 lalu memang menyasar banyak kebutuhan dasar masyarakat&period; Sasaran utamanya adalah pengerasan jalan&comma; sementara sasaran tambahan mencakup pembangunan tower air dan jembatan kayu di Suka Rahmat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Selain itu&comma; ada pula kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat&period; Materi yang disampaikan beragam&comma; mulai dari wawasan kebangsaan&comma; kesehatan&comma; pertanian&comma; hingga mitigasi bencana&period; Semua itu dirancang agar warga bukan hanya menerima manfaat fisik&comma; tetapi juga bekal pengetahuan untuk kehidupan jangka panjang&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kehadiran TMMD ibarat paket lengkap&colon; ada pembangunan yang bisa diraba dan dinikmati secara langsung&comma; dan ada pula pembelajaran yang menambah wawasan masyarakat desa&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kini&comma; seiring waktu penutupan TMMD yang tinggal menghitung hari&comma; jejak hasil pembangunan semakin terasa&period; Jalan desa yang dulunya sulit dilalui kini mulai keras dan rapi&period; Tower air berdiri tegak sebagai penjaga kehidupan&comma; memastikan aliran air bersih mengisi wadah-wadah rumah warga&period; Dan jembatan kayu ulin&comma; dengan segala ceritanya&comma; menjadi warisan paling nyata dari manunggalnya TNI bersama rakyat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Bagi sebagian orang&comma; jembatan kayu mungkin tampak sederhana&period; Namun bagi warga Suka Rahmat&comma; ia adalah pintu menuju masa depan yang lebih baik&period; Dengan adanya jembatan itu&comma; perputaran ekonomi desa lebih lancar&comma; anak-anak bisa bersekolah tanpa rintangan&comma; dan hubungan sosial dengan kota tetangga semakin mudah terjalin&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Program TMMD Ke-125 memang akan usai&comma; tetapi semangatnya tidak berhenti di tanggal penutupan&period; Hasil kerja keras yang ditinggalkan Satgas bersama warga akan terus menghidupi desa&period; Dalam setiap papan ulin yang ditancapkan&comma; tersimpan doa&comma; keringat&comma; dan kepedulian yang nyata&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Tak bisa dipungkiri&comma; TMMD telah lama menjadi program unggulan TNI untuk mendekatkan diri dengan masyarakat&period; Namun&comma; bagi warga Suka Rahmat&comma; program ini bukan sekadar slogan atau seremonial tahunan&period; Mereka melihat langsung bagaimana TNI bekerja bahu-membahu di tengah lumpur&comma; di bawah terik matahari&comma; bahkan dalam hujan sekalipun&comma; demi satu tujuan&colon; menghadirkan solusi untuk rakyat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Kini&comma; jembatan kayu ulin yang membentang di atas sungai kecil desa itu menjadi saksi bisu kepedulian TNI&period; Ia akan terus menghubungkan asa dan harapan&comma; bahkan ketika TMMD sudah lama usai&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Bagi Desa Suka Rahmat&comma; TMMD Ke-125 meninggalkan warisan yang lebih berharga daripada sekadar bangunan&period; Ia meninggalkan rasa percaya diri&comma; keyakinan bahwa desa kecil pun berhak mendapat perhatian&comma; dan bukti bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat&period;&lpar;0909&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Recent Posts

Jajaran Korem 012/TU Pastikan Kualitas Konstruksi Bak Air Bersih

NAGAN RAYA – Perlahan namun pasti, pembangunan bak penampungan air dalam program TNI Manunggal Air…

2 jam ago

TMMD Ke-127 Jajaran Korem 012/TU Fokus Bangun Teras RTLH di Nagan Raya

NAGAN RAYA – Program TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam perehaban Rumah…

2 jam ago

Babinsa Teunom Sosialisasikan Keselamatan Kerja kepada Warga Desa Lueng Gayo

ACEH JAYA – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan kerja terus dilakukan aparat kewilayahan.…

3 jam ago

Babinsa Panga Kawal Budidaya Padi, Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah

ACEH JAYA – Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan aparat teritorial. Seperti yang dilaksanakan…

3 jam ago

Babinsa Pasie Raya Gotong Royong Bantu Pembuatan Tiang Rumah Warga

ACEH JAYA – Semangat kebersamaan terlihat di Desa Tuwie Kareung, Kecamatan Pasie Raya, saat Babinsa…

3 jam ago

Sinergi Kodam XXIV/MT dan Itjen TNI Perkuat Tata Kelola Organisasi

MERAUKE — Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., menegaskan komitmen jajarannya untuk segera…

3 jam ago