BANJAR – Komando Distrik Militer (Kodim) 1006/Banjar terus menunjukkan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur di wilayah binaan. Saat ini, pembangunan “Jembatan Garuda” di Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, telah memasuki tahap pembuatan lubang pondasi tiang, Kamis (9/04/2026).
Jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 1,2 meter ini dibangun sebagai bentuk kepedulian TNI dalam memperbaiki fasilitas umum guna memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.
Kegiatan ini melibatkan 20 orang, terdiri dari 8 personel TNI, 2 perangkat desa, dan 10 warga setempat. Sinergi tersebut mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.
Pasiter Kodim 1006/Banjar, Kapten Czi Puryanto, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI untuk meningkatkan akses transportasi dan perekonomian masyarakat.
“Pembuatan lubang pondasi ini menjadi tahap awal penting dalam pembangunan jembatan yang kokoh. Kami berharap kehadiran jembatan ini nantinya dapat mempermudah aktivitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil bumi,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah desa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan pembangunan.
Pembangunan Jembatan Garuda ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto yang terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Saat ini pekerjaan terus berjalan sesuai rencana dan akan dilanjutkan dengan pemasangan pondasi serta struktur jembatan. Diharapkan Jembatan Garuda nantinya mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Lok Tunggul dan sekitarnya.(1006).






