<p><strong>BONE &#8211;</strong> Walau rangka jembatan gantung telah berdiri, aspek keselamatan seperti pelindung sisi kanan dan kiri masih menjadi kebutuhan utama sebelum fasilitas itu bisa dipakai warga secara aman.</p>
<p>Untuk memenuhi kebutuhan itu, personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone yang dipimpin Kapten Inf. Eko S kembali melaksanakan pemasangan ram atau jaring pengaman pada jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Pattuku dengan Dusun Lemo di Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone.</p>
<p>Pengerjaan yang berlangsung pada Jumat, (7/8/2026), merupakan salah satu tahapan lanjutan dalam penyelesaian pembangunan jembatan sebagai sasaran fisik TMMD ke-129.</p>
<p>Pemasangan dilakukan menyatu dengan struktur jembatan sehingga bagian pelindung dapat berfungsi sesuai perancangan.</p>
<p>Adanya jaring pengaman diharapkan menambah rasa aman bagi masyarakat ketika pemakaian meningkat akibat bertambahnya mobilitas antarwilayah.</p>
<p>Tahapan penyempurnaan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak semata berdiri, tetapi juga menuntut layak pakai jangka panjang. (Red/Ap)</p>

SUKOHARJO - Pembangunan yang berhasil kerap diawali oleh perencanaan yang detail, termasuk penghitungan dan penyesuaian…
SUKOHARJO - Di tengah derasnya aktivitas pembangunan, kepala tukang dan tim pelaksana memanfaatkan jeda untuk…
SUKOHARJO - Di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, momen istirahat dipakai bukan sekadar beristirahat, melainkan sebagai…
SUKOHARJO - Di Parangjoro, perubahan nyata datang dari pemulihan bagian tepi jalan yang selama ini…
SUKOHARJO - Pemandangan warga menguruk sisi jalan di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, menjadi bagian dari…
SUKOHARJO - Walau lapisan permukaan jalan di Parangjoro sudah mulus, perbedaan ketinggian antara bahu dan…