KODIM

Hotspot Karhutla Menurun, Dandim 1203/Ketapang Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>Ketapang – <&sol;strong>Komandan Kodim 1203&sol;Ketapang&comma; Letkol Inf Zulkarnaen Galib&comma; S&period;H&period;&comma; menyampaikan bahwa perkembangan titik panas &lpar;hotspot&rpar; kebakaran hutan dan lahan &lpar;Karhutla&rpar; di wilayah Kabupaten Ketapang menunjukkan tren penurunan&period; Kondisi tersebut menjadi perkembangan positif di tengah upaya penanganan Karhutla yang terus dilakukan secara terpadu&comma; Sabtu &lpar;5&sol;9&sol;26&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Penurunan titik panas tersebut tidak terlepas dari upaya pemantauan dan penanganan secara cepat di lapangan oleh personel TNI bersama unsur terkait&period; Kodim 1203&sol;Ketapang terus meningkatkan kesiapsiagaan dengan melakukan pemantauan wilayah&comma; patroli&comma; serta membantu pemadaman apabila ditemukan titik api&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sebelumnya&comma; berdasarkan data yang diterima dari Top Dam XII&sol;Tpr penanganan Karhutla Kabupaten Ketapang dan Kab&period; Kayong Utara pada 2 September 2026&comma; tercatat 529 titik panas di wilayah Ketapang dan Kab&period; Kayong Utara&period; Dan pada tanggal 5 September 2026&comma; tercatat penurunan drastis menjadi 155 titik panas&comma; Kodim 1203&sol;Ketapang juga telah mengerahkan ratusan personel untuk mendukung penanganan Karhutla di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dandim 1203&sol;Ketapang menegaskan bahwa meskipun jumlah hotspot mengalami penurunan&comma; seluruh pihak tetap harus meningkatkan kewaspadaan&period; Kondisi lahan yang kering serta sulitnya mendapatkan sumber air di sejumlah lokasi&comma; khususnya pada kawasan tanah gambut&comma; masih menjadi tantangan dalam penanganan Karhutla&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurutnya&comma; tanah gambut memiliki karakteristik yang berbeda dengan lahan mineral&period; Api yang terlihat di permukaan dapat merambat dan membakar lapisan gambut di bawah tanah&comma; sehingga proses pemadaman membutuhkan ketersediaan air yang cukup&comma; peralatan yang memadai&comma; serta pemantauan berkelanjutan untuk memastikan api tidak kembali muncul&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sebagai salah satu upaya pencegahan dan penanganan Karhutla&comma; Kodim 1203&sol;Ketapang dengan terus mendorong pengadaan serta pembangunan sumur bor di wilayah-wilayah yang rawan terjadi kebakaran&period; Keberadaan sumur bor diharapkan dapat menjadi sumber air alternatif bagi personel dan masyarakat&comma; terutama di lokasi yang jauh dari sungai&comma; parit&comma; maupun sumber air lainnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Pengadaan sumur bor sangat penting&comma; terutama untuk wilayah yang memiliki lahan gambut dan sulit mendapatkan sumber air&period; Namun&comma; pembangunan sumur bor harus dilakukan melalui kajian teknis dan pemetaan lokasi agar tepat sasaran serta dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat dan tim pemadam&comma;” tegas Letkol Inf Zulkarnaen Galib&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ia menambahkan&comma; sumur bor tidak hanya berfungsi saat terjadi kebakaran&comma; tetapi juga dapat mendukung upaya pembasahan lahan gambut pada musim kemarau&period; Pengelolaan dan pemanfaatannya perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah desa&comma; masyarakat&comma; serta unsur penanggulangan bencana agar fasilitas tersebut tetap terawat dan siap digunakan sewaktu-waktu&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Kita bersyukur perkembangan titik panas mulai menurun&comma; namun kita tidak boleh lengah&period; Personel tetap kita siagakan untuk melakukan pemantauan dan penanganan apabila kembali ditemukan titik api di lapangan&comma;” tegas Letkol Inf Zulkarnaen Galib&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar&period; Peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah munculnya kembali titik api dan mencegah kebakaran meluas&comma; khususnya di kawasan gambut yang proses pemadamannya membutuhkan waktu dan sumber daya lebih besar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dengan sinergi seluruh elemen&comma; dukungan masyarakat&comma; serta tersedianya sarana pendukung seperti sumur bor di wilayah rawan karhutla&comma; diharapkan tren penurunan hotspot dapat terus dipertahankan sehingga Kabupaten Ketapang dan Kab&period; Kayong Utara semakin aman dari ancaman Karhutla&period;&lpar;1203&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Recent Posts

Cegah Karhutla, Babinsa dan PT GGA Lakukan Patroli di Desa Miau Baru

KUTAI TIMUR - Guna mencegah kebakaran hutan dan lahan, Babinsa Koramil 0909-03/Muara Wahau bersama jajaran…

2 jam ago

Hotspot di Jalan Poros Kelinjau Ulu, Karhutla Hanguskan Sekitar 5 Hektare

KUTAI TIMUR - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten…

4 jam ago

Babinsa dan Stakeholder Gelar Sosialisasi Karhutla di Balai Kecamatan Kaliorang

KUTAI TIMUR - Babinsa Bangun Jaya hadir pada sosialisasi dan penyuluhan tentang Kebakaran Hutan dan…

4 jam ago

Perakitan Rangka Tiang Pylon Digenjot, Jembatan Perintis Serasah-Cibubukan Lanjut

ACEH SINGKIL - Tahap perakitan rangka tiang pylon untuk Jembatan Perintis yang menghubungkan Desa Serasah…

5 jam ago

Patroli dan Edukasi: Babinsa Tripa Makmur Sosialisasikan Bahaya Karhutla di Neubok Yee PP

NAGAN RAYA - Babinsa Pos Ramil Tripa Makmur, Serda Endi Aziandi, bersama Bhabinkamtibmas dan aparatur…

5 jam ago

Kunjungan Pasis Sesko TNI ke Kelampangan: Petani Buah Naga Pilih Buka Lahan Tanpa Bakar

PALANGKA RAYA - Tim Pasis Dikreg LVI Sesko TNI yang tergabung dalam Katim Sektor Kalimantan…

6 jam ago