Categories: TMMD

Halaman Rumah Diubah Jadi Kebun Hidroponik, Warga Simeulue Panen Manfaat

<p><strong>Simeulue &&num;8211&semi;<&sol;strong> Upaya memanfaatkan area terbatas untuk memperkuat ketahanan pangan dilakukan melalui praktik pertanian inovatif di lingkungan binaan&period; Sertu Davit Utomo&comma; Babinsa Koramil 01&sol;Simeulue Timur&comma; Kodim 0115&sol;Sml&comma; Korem 012&sol;TU&comma; mendampingi warga mengubah halaman rumah menjadi kebun hidroponik di Desa Air Dingin&comma; Kecamatan Simeulue Timur&comma; Kabupaten Simeulue&comma; pada Sabtu &lpar;08&sol;08&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pendampingan itu merupakan wujud kepedulian Babinsa terhadap pengembangan sektor pertanian dan dorongan agar masyarakat menggunakan lahan yang ada secara produktif&period; Kondisi permukiman yang hanya memiliki ruang terbatas tidak menghalangi halaman rumah menjadi lahan untuk menghasilkan bahan pangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada kegiatan tersebut&comma; Sertu Davit Utomo menjelaskan kepada warga teknik bercocok tanam hidroponik sebagai alternatif yang tidak tergantung pada kondisi tanah&period; Warga mulai menanam sayuran sawi pakcoy dengan menggunakan media air yang telah dicampur larutan nutrisi untuk menunjang pertumbuhan tanaman&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Metode hidroponik membuka peluang bagi masyarakat untuk menjalankan pertanian lebih efisien&comma; terutama di daerah dengan lahan terbatas&period; Pengaturan nutrisi&comma; pasokan air&comma; dan kondisi lingkungan tumbuh tanaman dapat dikendalikan sehingga memberi kesempatan tanaman tumbuh optimal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Peran Babinsa tidak hanya sebatas memperkenalkan metode&comma; tetapi juga meliputi pembinaan terkait pengelolaan nutrisi&comma; sistem pengairan&comma; serta pemantauan perkembangan tanaman secara berkala&period; Pendekatan ini diharapkan memudahkan warga memahami teknik dasar hidroponik sehingga dapat mengoperasikannya secara mandiri dan berkesinambungan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kegiatan pertanian hidroponik ini merupakan langkah inovatif para petani&period; Kami sebagai TNI berkomitmen untuk mendukung dan memberikan bantuan teknis kepada mereka agar dapat memanfaatkan metode ini dengan efektif&comma;” ujar Sertu Davit Utomo&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemanfaatan lahan yang terbatas lewat urban farming dinilai strategis untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat&period; Selain dapat memenuhi sebagian kebutuhan sayuran rumah tangga&comma; hasil budidaya juga berpeluang menjadi sumber pendapatan tambahan jika dikembangkan secara konsisten dan memiliki pasar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pengembangan hidroponik menjadi pilihan agar masyarakat tetap produktif meski lahan pertanian konvensional terbatas&period; Dengan pengelolaan yang tepat&comma; halaman rumah berpotensi bertransformasi dari ruang kosong menjadi area produksi komoditas pangan bernilai ekonomi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sertu Davit Utomo menekankan bahwa penerapan hidroponik perlu diiringi semangat belajar dan kerja sama antarpetani&period; Warga didorong membentuk komunikasi serta kolaborasi melalui kelompok tani untuk berbagi pengalaman&comma; memperoleh pendampingan&comma; dan lebih mudah mengakses kebutuhan dalam pengembangan usaha pertanian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Respons warga tampak positif&semi; mereka mulai memandang hidroponik sebagai peluang baru mengembangkan aktivitas pertanian di lingkungan sendiri&period; Selain mencukupi kebutuhan pribadi&comma; budidaya ini dapat dikembangkan menjadi usaha seandainya produksi mampu memenuhi permintaan pasar lokal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Melalui pertanian hidroponik&comma; warga dapat menghasilkan sayuran berkualitas sekaligus memanfaatkan lahan yang terbatas&period; Jika dikelola dengan baik&comma; hasilnya dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga dan menjadi peluang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat&comma;” pungkasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kegiatan pendampingan ini memperlihatkan bahwa penguatan ketahanan pangan dapat ditempuh melalui beragam pendekatan&comma; termasuk penerapan teknologi pertanian sederhana di lingkungan permukiman&period; Kehadiran Babinsa di tengah warga diharapkan memberi motivasi dan mendorong munculnya inovasi yang sesuai kondisi setempat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pengembangan urban farming di Desa Air Dingin menunjukkan bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang bagi produktivitas masyarakat&period; Dengan penerapan hidroponik&comma; halaman rumah mampu dioptimalkan sebagai area budidaya yang menunjang kebutuhan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga&period;&lpar;0115&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Recent Posts

Jembatan Aramco Paya Laot Hampir Rampung, Akses Warga Segera Makin Lancar

ACEH JAYA – Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Paya Laot, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh…

16 menit ago

Pertumbuhan Padi Jadi Perhatian, Babinsa dan Petani Bersiap Hadapi Masa Panen

Simeulue – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Kodim 0115/Simeulue melalui pendampingan langsung kepada…

1 jam ago

Tahap Terakhir Finishing Jembatan Sarah Raya Rampungkan Akses Warga Pasie Raya

ACEH JAYA - Hambatan bentang alam yang selama ini menghalangi mobilitas warga mulai teratasi dengan…

2 jam ago

Ibadah Jumat di Sarah Raya: Satgas TMMD dan Warga Berdoa dalam Satu Saf

ACEH JAYA - Di tengah lantunan doa, warga Desa Sarah Raya dan prajurit duduk berdampingan…

2 jam ago

Sorak Gembira Warnai Lomba Rangking Satu di SD Negeri 4 Pasie Raya

ACEH JAYA - Puluhan siswa SD Negeri 4 Pasie Raya membuat suasana kelas bergemuruh saat…

2 jam ago

Komsos Babinsa di Ulee Pulo Dorong Warga Kibarkan Bendera Merah Putih

ACEH BARAT - Untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Babinsa Koramil 0105-10/Woyla Barat, Kodim…

3 jam ago