KODIM

‎Hadiri Rapat Evaluasi Karhutla, Dandim 1005/Barito Kuala: Keselamatan Personel Harus Jadi Prioritas Utama

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>‎BARITO KUALA —<&sol;strong> Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama unsur Forkopimda menggelar Rapat Evaluasi dan Tindak Lanjut Penanganan Karhutla di Aula Bahalap Kantor Pemda Kabupaten Barito Kuala&comma; Jalan Pangeran Antasari&comma; Kelurahan Marabahan Kota&comma; Kecamatan Marabahan&comma; pada Senin &lpar;26&sol;10&rpar;&period; Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Barito Kuala Dr&period; H&period; Bahrul Ilmi&comma; S&period;H&period;&comma; M&period;H&period; dan dihadiri oleh unsur pimpinan daerah&comma; jajaran TNI&comma; Polri&comma; serta instansi terkait untuk mengevaluasi langkah-langkah yang telah diambil dan menyusun strategi ke depan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung&period;<br>‎<br>‎Hadir dalam kegiatan ini antara lain Sekda Kabupaten Barito Kuala Selamat Riyanto&comma; SSTP&period;&comma; M&period;Ec&period;Dev&period;&comma; Kapolres Batola AKBP Susilawati&comma; S&period;H&period;&comma; M&period;H&period;&comma; Danyon TP 925&sol;KSW Mayor Inf Zulfikar Ali&comma; Kepala BPBD Kabupaten Batola Mirwan Effendy Siregar&comma; S&period;H&period;&comma; M&period;H&period;&comma; serta Kepala Dinas dan instansi terkait lainnya&period; Dandim 1005&sol;Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi&comma; S&period;Sos&period; turut hadir dalam rapat ini untuk menyampaikan catatan strategis dari sisi penugasan personel di lapangan&period;<br>‎<br>‎Dalam penyampaiannya&comma; Letkol Inf Anton Mahriadi&comma; S&period;Sos&period; menegaskan bahwa di tengah semangat bertugas memadamkan api&comma; aspek kemanusiaan dan keselamatan personel harus senantiasa menjadi prioritas utama&period; &&num;8220&semi;Kemarin kami membesuk keluarga korban relawan yang gugur saat bertugas memadamkan karhutla&period; Kehilangan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik setiap titik api yang dipadamkan&comma; ada nyawa yang dipertaruhkan&period; Oleh karena itu&comma; pergerakan para pemadam khususnya relawan harus lebih terorganisir dan terkoordinasi dengan baik&comma; agar tidak ada lagi yang jatuh sia-sia&comma;&&num;8221&semi; ujar Letkol Inf Anton Mahriadi&comma; S&period;Sos&period; Ia juga menekankan bahwa seluruh elemen yang bertugas sebagai garda terdepan wajib lebih mengutamakan keselamatan personel dan material di lapangan&comma; agar operasi penanganan dapat berjalan efektif sekaligus aman&period;<br>‎<br>‎Hasil penting dari rapat koordinasi ini adalah kesepakatan seluruh pihak untuk memperpanjang status tanggap darurat karhutla di Kabupaten Barito Kuala&period; Status tanggap darurat yang semula berlaku pada 26–27 Oktober 2026 kini diperpanjang mulai tanggal 28 Oktober hingga 10 November 2026&period; Keputusan ini diambil setelah meninjau perkembangan kondisi cuaca&comma; potensi titik panas&comma; serta tingkat kekeringan lahan yang masih memerlukan kewaspadaan tinggi dari seluruh pemangku kepentingan&period;<br>‎<br>‎Tujuan utama perpanjangan status tanggap darurat ini adalah untuk meninjau efektivitas langkah-langkah pemadaman&comma; mitigasi&comma; dan pencegahan yang telah dilakukan oleh Satgas Gabungan&comma; BPBD&comma; TNI&comma; Polri&comma; hingga pemerintah daerah di tingkat kecamatan dan desa&period; Melalui hasil evaluasi ini&comma; koordinasi antarinstansi diharapkan semakin solid sehingga setiap potensi titik api atau kejadian kebakaran baru dapat direspons dan dikendalikan dengan lebih cepat&comma; tepat&comma; dan terkoordinasi&period;<br>‎<br>‎Letkol Inf Anton Mahriadi&comma; S&period;Sos&period; menambahkan bahwa Kodim 1005&sol;Barito Kuala akan terus berdiri di garis depan bersama unsur lainnya&comma; namun sinergi yang kuat dan prosedur yang jelas sangat diperlukan agar upaya yang dilakukan menghasilkan hasil yang maksimal sekaligus menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat&period; &&num;8220&semi;Tidak ada satu instansi pun yang mampu menyelesaikan masalah karhutla ini sendirian&period; Diperlukan kesatuan arah&comma; pembagian tugas yang jelas&comma; dan komunikasi yang lancar antar semua pihak&comma; agar masyarakat kita dapat terlindungi dengan lebih baik&comma;&&num;8221&semi; tegasnya&period;<br>‎<br>‎Dengan diperpanjangnya status tanggap darurat ini&comma; seluruh instansi diminta untuk tetap siaga&comma; memperkuat patroli di wilayah rawan&comma; serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran baru&period; Pemerintah Kabupaten Barito Kuala juga memohon dukungan dan partisipasi aktif seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan bersama di musim kemarau ini&period;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Recent Posts

Kerukunan Warga Dinilai Penting untuk Mendukung Kegiatan dan Pembangunan Desa

ACEH BARAT - Sebuah warung warga di Desa Leukeun, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, menjadi…

4 detik ago

Gotong Royong Tahap Demi Tahap: Jembatan Gantung Sikundo Dikerjakan Kodim 0105/Aceh Barat dan Warga

ACEH BARAT - Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat,…

40 menit ago

Warga Aminweri Ikut Panen Bersama Prajurit, Hasil Kebun Jadi Penopang Kebutuhan Keluarga

SUPIORI - Melalui program PERMATA (Prajurit Bersama Masyarakat Bertani), prajurit Yonif TP 859/RBK bersama masyarakat…

15 jam ago

Dari Sembako hingga Makanan, Kuali Merah Putih Dukung Relawan Karhutla Kalimantan Selatan

BANJARBARU – Kodim 1006/Banjar diwakili Kapten Cba Heru Sukarsuni menghadiri kegiatan Kuali Merah Putih dan…

16 jam ago

Rakor Forkopimcam Tapin Tengah: Koramil 1010-02 Hadir untuk Perkuat Kerja Sama Antar Lembaga

TAPIN - Untuk memperkuat kerja sama lintas sektor, Koramil 1010-02/Tapin Tengah menghadiri Rapat Koordinasi Forum…

16 jam ago

Dukung Operasi Patuh Intan 2026, Kodim 1010/Tapin Kirim Perwakilan ke Apel Polres

TAPIN - Pasi Intel Kodim 1010/Tapin Kapten Inf Waluyo hadir mewakili Dandim 1010/Tapin pada Apel…

16 jam ago