<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Pembangunan talud di Desa Parangjoro menghadirkan lebih dari struktur penahan tanah; prosesnya menampilkan semangat gotong royong yang diperkuat oleh keterlibatan Danramil Grogol bersama warga.</p>
<p>Pada lokasi kerja, Danramil tidak cukup memantau. Ia ikut menuangkan adukan semen, memindahkan material, dan bekerja bersama personel TNI, POLRI, serta warga sehingga tercipta rasa kebersamaan yang membuat warga semakin antusias menyelesaikan pekerjaan.</p>
<p>Selama pengerjaan, interaksi yang terjadi menimbulkan kedekatan yang sebelumnya jarang dirasakan. Warga bisa berbincang sambil bekerja, sehingga suasana kekeluargaan tumbuh dengan natural.</p>
<p>Hal itu terlihat ketika pada Jumat (31/7/2026) seluruh elemen di lapangan bergerak tanpa membedakan jabatan maupun profesi. Talud yang sedang dibangun menjadi lambang bahwa pembangunan desa membutuhkan kepercayaan dan kekompakan selain material.</p>
<p>TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo memperlihatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata dinilai dari panjang talud yang berdiri, melainkan dari kuatnya ikatan sosial di tengah masyarakat.(Red/Js).</p>

SUKOHARJO - Dampak pembangunan seringkali lebih dari ukuran fisik; ada pula cerita sosial dan ekonomi…
SUKOHARJO - Kehadiran prajurit yang singgah membeli minuman mengubah makna keramaian di warung pinggir sawah…
SUKOHARJO - Secangkir kopi atau teh yang dipesan prajurit setiap hari memberi tambahan omzet bagi…
SUKOHARJO - Secangkir kopi di warung sederhana di Desa Parangjoro kini menjadi simbol perubahan ekonomi…
SUKOHARJO - Suara sabit yang memotong batang padi terdengar berulang sejak pagi, dan meski terik…
SUKOHARJO - Bagi masyarakat Desa Parangjoro, keterlibatan anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo saat…