banner 120x600

Forum Sinergitas Pengawasan Obat dan Makanan Kalsel 2025 Diikuti Kodim 1006/Banjar

BANJARBARUI – Kodim 1006/Banjar melalui Pabung Kodim 1006/Banjar Mayor Cpl Bagus Rijayatmo menghadiri Forum Diskusi Sinergitas Pengawasan Obat dan Makanan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 yang digelar pada Senin, 17 November 2025, bertempat di Ruang Abreani Sulaiman Lantai 3 Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Jalan Dharma Praja, Palam Cempaka, Kota Banjarbaru.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 80 peserta dari berbagai instansi pemerintah, forkopimda, lembaga penegak hukum, BPOM RI, serta perwakilan kabupaten/kota se-Kalsel, dan UMKM wilayah Kalimantan Selatan. Kepala BPOM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M. Biomed., MD., Ph.D., turut hadir langsung dan memberikan sambutan sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan tersebut.

Forum ini digelar sebagai bentuk sinergi lintas sektoral dalam memperkuat sistem pengawasan obat dan makanan di wilayah Kalimantan Selatan, agar keamanan pangan dan obat semakin terjaga, serta mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA), serta Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman.

Dalam forum tersebut, Kepala BPOM RI menegaskan bahwa pengawasan keamanan obat dan makanan tidak bisa dilakukan sendiri, namun membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah, TNI-Polri, pelaku usaha, dan masyarakat. “Banyak persoalan obat dan makanan tidak bisa dilihat dengan mata, namun dampaknya sangat besar bagi kesehatan masyarakat. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci,” ujarnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan daerah, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penyerahan BAST dan NPHD hibah tanah dari Bupati Tabalong kepada BPOM, launching Laboratorium MBG, serta penyerahan sertifikat izin edar dan penghargaan DAK Non-Fisik BPOM Tahun 2023–2024.

Kodim 1006/Banjar menyatakan siap mendukung dan bersinergi dalam upaya pengawalan pengawasan obat dan makanan di wilayah, sebagai bagian dari tugas pembinaan wilayah dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Sinergitas ini juga merupakan bagian dari upaya strategis menjaga keamanan wilayah melalui penguatan kesehatan masyarakat.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.(1006).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *