ACEH BARAT – Seperti pelukis yang memberi warna pada kanvas terakhirnya, Personel Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar bersama masyarakat mulai mengoleskan cat pada dinding rumah yang direhabilitasi di Desa Lueng Jawa Kecamatan Woyla.
Kegiatan pengecatan yang berlangsung Senin (9/3/2026) ini menjadi tahap akhir dari proses perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang sebelumnya telah melalui berbagai tahapan pembangunan.
Sejak pagi hari, suasana gotong royong terlihat begitu hidup. Personel TNI dan warga bergantian memegang kuas, meratakan warna pada setiap sisi dinding rumah. Cat yang menempel perlahan menutup bekas dinding lama yang kusam, seakan menghapus cerita lama dan menggantinya dengan wajah baru yang lebih cerah.
Setiap sapuan kuas menjadi simbol kebersamaan. Tidak ada sekat antara TNI dan masyarakat. Semua bekerja dengan satu tujuan, yaitu menghadirkan rumah yang lebih layak dan nyaman bagi warga penerima manfaat.
Rumah yang dulunya tampak rapuh kini berubah menjadi lebih rapi dan bersih. Warna cat yang baru membuat bangunan terlihat lebih hidup, seperti memberi semangat baru bagi keluarga yang akan menempatinya.
Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA. menyampaikan bahwa proses pengecatan merupakan tahap finishing dalam program rehab RTLH.
“Pengecatan ini menjadi bagian akhir dari pekerjaan rehab RTLH. Kami ingin memastikan rumah yang dibangun tidak hanya kokoh, tetapi juga terlihat bersih dan nyaman untuk dihuni,” ujarnya.
Menurutnya, melalui program TMMD, TNI hadir untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati tempat tinggal yang lebih layak.
Dengan sentuhan akhir berupa warna baru pada dinding rumah tersebut, program rehab RTLH TMMD di Desa Lueng Jawa kini hampir mencapai garis akhir. Rumah itu bukan sekadar bangunan, tetapi menjadi lambang harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.(0105).






