<p><strong>Kutai Timur &#8211;</strong> Guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, sosialisasi penanggulangan Karhutla yang dipadukan dengan simulasi penanganan kebakaran lahan diselenggarakan di PSB/Pabrik Sungai Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (8/8/2026).</p>
<p>Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan seluruh pihak, terutama lingkungan perusahaan dan wilayah sekitarnya, terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan dipandang penting karena penanganan cepat saat munculnya titik api dapat mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.</p>
<p>Dalam sosialisasi, peserta diberi pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan Karhutla, deteksi dini, tindakan awal ketika terjadi kebakaran, hingga mekanisme penanganan dan koordinasi dalam proses pemadaman. Materi tersebut diperkuat melalui simulasi agar peserta tidak hanya memahami prosedur secara teori tapi juga melihat praktik tindakan yang harus dilakukan saat kondisi darurat.</p>
<p>Kepala BPBD Kabupaten Kutai Timur, Dr. Hj. Sulastin, S.Sos., M.Kes., M.M., hadir bersama Kabid Pencegahan BPBD Kutai Timur, Nanang. Kehadiran unsur BPBD penting untuk memberikan pemahaman langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla secara terpadu, termasuk menekankan koordinasi antarunsur ketika keadaan darurat.</p>
<p>Babinsa Koramil 0909-06/Bengalon, Serka Catur, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bagian dari sinergi TNI AD dengan pemerintah daerah, perusahaan, dan unsur terkait dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Keterlibatan aparat kewilayahan juga bertujuan memperkuat koordinasi di lapangan bila terjadi kebakaran yang membutuhkan penanganan bersama.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri pihak manajemen PT KIN, di antaranya JM PT KIN Doni, Manajer Lubis, Manajer Rika, Manajer Halim, serta unsur eksternal Hendra, Made dari Safety, Ari dari Chief Security, beserta jajaran security dan karyawan.</p>
<p>Pelaksanaan simulasi memberi kesempatan kepada peserta untuk memahami tahapan penanganan kebakaran secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, setiap personel diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai tindakan awal, prosedur keselamatan, serta pentingnya komunikasi dan koordinasi ketika menghadapi kebakaran.</p>
<p>Serka Catur menegaskan bahwa pencegahan Karhutla butuh keterlibatan dan kepedulian semua pihak. Ia menyebut kesiapsiagaan yang dibangun lewat sosialisasi dan simulasi sebagai langkah penting untuk memastikan personel bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi potensi kebakaran.</p>
<p>“Pencegahan merupakan langkah utama. Dengan adanya sosialisasi dan simulasi seperti ini, diharapkan seluruh personel semakin memahami cara bertindak apabila terjadi kebakaran serta dapat melakukan penanganan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Serka Catur.</p>
<p>Sinergi antara TNI, BPBD, perusahaan, dan unsur terkait menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Selain meningkatkan kemampuan personel, kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab yang membutuhkan kesiapan sejak dini.</p>
<p>Sosialisasi Penanggulangan Karhutla dan simulasi penanganan kebakaran lahan selesai pada pukul 12.00 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar dalam situasi yang kondusif.(0909).</p>

ACEH JAYA - Dinding rumah di Desa Sarah Raya, Kecamatan Pasie Raya mulai berubah wujud…
ACEH JAYA - Keceriaan anak-anak mengisi hari setelah lomba 17-an di Desa Sarah Raya, Kecamatan…
ACEH JAYA - Di tengah rindangnya pepohonan Desa Sarah Raya, Kecamatan Pasie Raya, bongkahan batu…
ACEH JAYA - Pengerjaan perehaban rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Sarah Raya, Kecamatan…
SABANG – Kegiatan di Jurong Lamkuta, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang melibatkan Babinsa 04…
NAGAN RAYA, ACEH – Minggu, 9 Agustus 2026 – Hari ini, personel Tentara Nasional Indonesia…