<p><strong>SUKOHARJO &#8211;</strong> Risiko longsor yang dulu mengintai di Desa Parangjoro kini berubah menjadi rasa aman berkat pembangunan talud. Sebelumnya, batas antara jalan dan lapangan sepak bola nyaris tak tampak, membuat tanah bergeser saat hujan deras.</p>
<p>Melalui TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, talud sepanjang 250 meter setinggi 1,5 meter dibangun secara manual oleh TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Semua dikerjakan dengan gotong royong.</p>
<p>Susunan batu dan adukan semen kini berdiri mengikuti jalur jalan. Fungsi utamanya bukan hanya menahan tanah, tetapi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan rapi untuk aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Momentum pada Selasa (28/7/2026) membuktikan bahwa persoalan desa bisa diselesaikan tanpa alat berat. Kolaborasi antarlembaga bersama warga menghadirkan solusi yang manfaatnya langsung terasa.</p>
<p>Talud itu menjadi investasi jangka panjang bagi desa. Ketika musim hujan tiba, masyarakat terlindungi dari longsor tanpa kehilangan fungsi jalan maupun lapangan sebagai ruang aktivitas.</p>
<p>(Red/Js).</p>

KETAPANG — Komandan Kodim (Dandim) 1203/Ketapang, Letkol Inf Zulkarnaen Galib, S.H., memimpin Upacara Kenaikan Pangkat…
SIMEULUE – Api yang digunakan untuk membersihkan lahan dapat berubah menjadi ancaman apabila tidak dikendalikan…
MEULABOH - Komandan Korem 012/Teuku Umar memimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2026…
Ketapang – Personel Koramil 1203-11/Simpang Hilir Utara bergerak cepat melokalisir dan memadamkan kobaran api yang…
ACEH JAYA - Kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan di Desa Kuta Tuha,…
ACEH JAYA - Sejumlah personel Kodim 0114/Aceh Jaya menerima kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026.…