Puncak Jaya, Papua Tengah, 31 Januari 2026 — Komandan Korem 173/Praja Vira Braja (PVB) Brigadir Jenderal TNI I Ketut Mertha Gunarda meninggalkan Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (30/1/2026), setelah melakukan kunjungan kerja. Keberangkatan Danrem dari Bandara Mulia mendapat pengamanan dari personel Satgas Korpasgat untuk menjaga kelancaran penerbangan dan stabilitas wilayah.
Danrem memberikan pengarahan kepada prajurit Kodim 1714/Puncak Jaya dan Satgas Yonif 112/Dharma Jaya, meninjau pos-pos wilayah penugasan, serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah. Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan pendekatan humanis, sekaligus menegaskan komitmen TNI mendukung program pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat.
Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, mengapresiasi kehadiran TNI yang dianggap penting dalam menjaga stabilitas keamanan, prasyarat utama bagi kelancaran pembangunan dan pelayanan publik.
Beberapa warga setempat menyampaikan manfaat langsung dari kehadiran TNI. “Dengan adanya pengamanan di bandara dan pembangunan jembatan, akses ke pusat distrik lebih mudah. Anak-anak bisa sekolah tanpa harus menempuh jalur sulit,” kata salah satu warga Kampung Wadengobak.
Setelah memberikan pengarahan, Danrem juga meninjau pembangunan jembatan di Distrik Irimuliya, Kampung Wadengobak, dan Kali Semen. Pembangunan jembatan ini diharapkan mempermudah akses warga, pendidikan, layanan kesehatan, dan distribusi logistik di wilayah pedalaman.
Keberangkatan Danrem 173/PVB menandai berakhirnya rangkaian kunjungan kerja, sekaligus memperkuat sinergi TNI-Pemda, mendukung pembangunan infrastruktur, dan meningkatkan rasa aman serta kepercayaan publik terhadap peran TNI di Puncak Jaya.






