KODIM

Dandim 0114/Aceh Jaya Hadiri Upacara Adat Peumeunap dan Seumuleung Radja, Perkuat Pelestarian Warisan Budaya Aceh

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>ACEH JAYA –<&sol;strong> Upaya menjaga dan melestarikan warisan sejarah serta budaya Aceh kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Upacara Adat Peumeunap dan Seumuleung Radja di Makam Poe Teumeureuhom Daya &lpar;Sultan Alaiddin Riayat Syah&rpar; yang berlangsung di Kuala Daya&comma; Desa Glee Jong&comma; Kecamatan Jaya&comma; Kabupaten Aceh Jaya&comma; Jumat &lpar;29&sol;05&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kegiatan adat yang telah menjadi tradisi masyarakat setempat tersebut dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai unsur pemerintahan&comma; tokoh adat&comma; tokoh masyarakat&comma; hingga para pewaris kerajaan dari berbagai wilayah di Aceh&period; Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Sekretaris Daerah Aceh Dr&period; A&period; Murtala&comma; M&period;Si&period;&comma; Bupati Aceh Jaya Safwandi&comma; S&period;Sos&period;&comma; Dandim 0114&sol;Aceh Jaya Letkol Czi Aris Widiatmoko&comma; S&period;I&period;P&period;&comma; Kapolres Aceh Jaya AKBP Zulfa Renaldo&comma; S&period;I&period;K&period;&comma; M&period;S&period;&comma; serta sejumlah tokoh adat dan raja-raja dari berbagai kerajaan di Aceh&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pelaksanaan upacara adat tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah panjang Kesultanan Aceh sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat di tengah perkembangan zaman yang semakin modern&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Prosesi adat diawali dengan penyambutan para tamu agung di Astaka Diraja&comma; dilanjutkan penjemputan Raja dari Bale Peuniyoh menuju lokasi utama acara&period; Berbagai rangkaian ritual adat kemudian digelar&comma; mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an&comma; selawat badar&comma; doa adat&comma; pembacaan maklumat Poe Teumeureuhom Daya&comma; hingga prosesi Seumuleung yang menjadi simbol penghormatan dan penghargaan kepada tamu agung&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Salah satu bagian yang menarik perhatian masyarakat adalah prosesi Seumuleung&comma; yaitu tradisi adat membasuh tangan Raja sebelum menikmati hidangan adat yang disiapkan&period; Tradisi tersebut juga diberikan kepada sejumlah tamu kehormatan sebagai simbol penghormatan dalam budaya masyarakat Daya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pelestarian Budaya sebagai Bagian Ketahanan Bangsa<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam sambutannya&comma; Bupati Aceh Jaya Safwandi menyampaikan bahwa upacara adat tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial&comma; melainkan sarana untuk mengenang jasa para pemimpin terdahulu sekaligus menjaga kesinambungan nilai-nilai budaya yang diwariskan kepada generasi penerus&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurutnya&comma; tradisi yang terus dipelihara masyarakat Aceh Jaya memiliki nilai strategis dalam memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat&period; Selain itu&comma; pelestarian budaya juga menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah yang berbasis pada identitas dan kearifan lokal&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Tradisi ini menjadi sarana mempererat tali persaudaraan&comma; memperkuat sinergi antara masyarakat&comma; pemerintah&comma; dan tokoh adat&period; Semangat kebersamaan yang lahir dari budaya harus menjadi modal untuk membangun Aceh Jaya yang lebih maju&comma;” ujar Safwandi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan potensi budaya sebagai aset daerah yang dapat mendukung sektor pendidikan&comma; sosial&comma; hingga pariwisata budaya di masa depan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dari perspektif pertahanan negara&comma; pelestarian budaya dan sejarah memiliki peran penting dalam memperkuat karakter bangsa&period; Nilai-nilai kebersamaan&comma; loyalitas&comma; penghormatan terhadap leluhur&comma; serta semangat menjaga identitas daerah merupakan fondasi yang mendukung ketahanan nasional&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kehadiran Dandim 0114&sol;Aceh Jaya bersama unsur Forkopimda dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen TNI untuk terus mendukung pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari pembinaan teritorial dan penguatan ketahanan wilayah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi&comma; budaya lokal menjadi salah satu benteng yang menjaga jati diri bangsa&period; Karena itu&comma; pelaksanaan upacara adat seperti Peumeunap dan Seumuleung Radja tidak hanya memiliki nilai historis&comma; tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal akar sejarah dan identitas daerahnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Melalui kegiatan ini&comma; masyarakat Aceh Jaya kembali menunjukkan bahwa pelestarian budaya bukan sekadar menjaga tradisi masa lalu&comma; tetapi juga menjadi investasi sosial dan budaya untuk memperkuat persatuan&comma; karakter bangsa&comma; serta ketahanan wilayah di masa depan&period;&lpar;0114&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;

Admin

Recent Posts

‎Babinsa Koramil 1005-11/Tabunganen Bantu Petani Jemur Padi, Dukung Suksesnya Program LTT

‎‎BARITO KUALA – Semangat pengabdian TNI di tengah masyarakat terus ditunjukkan oleh jajaran Babinsa. Pada…

13 jam ago

Dua Kebakaran di Binuang Padam dalam Hitungan Jam, Babinsa Turun Tangan

TAPIN - Pada Minggu (4/10), Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan mengalami dua insiden kebakaran…

14 jam ago

Bersama Warga, Kodim 0109 dan Yon TP 957 Kerja Bakti Bersihkan Parit di Lokasi Jembatan

ACEH SINGKIL - Hujan deras yang melanda Desa Serasa tak menahan langkah personel Kodim 0109/Aceh…

16 jam ago

Dukung Pelestarian, Babinsa Hadiri Lomba Kasti Sangkulirang 2026

KUTAI TIMUR - Babinsa Koramil 0909-02/Sangkulirang terlihat hadir di Lomba Olahraga Tradisional Kasti Kecamatan Sangkulirang…

17 jam ago

Sambut HUT TNI ke-81, Korem 012/Teuku Umar Fasilitasi Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit

MEULABOH - Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 TNI, Korem 012/Teuku Umar mengadakan operasi bibir sumbing…

17 jam ago

Api Hanguskan 2 Hektare di Muara Bengalon, Saksi: Terpantau Siang Hari

KUTAI TIMUR - Sebuah kebakaran hutan dan lahan terjadi di kawasan Jalan Poros Sangatta–Bengalon, Desa…

17 jam ago