TAPIN — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terwujud nyata dalam pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Sungai Gambung, Desa Sawaja, Kecamatan Candi Laras Utara. Pada Senin (13/4/2026), Babinsa Koramil 1010-05/CLU Koptu Krisbiantoro, turun langsung ke lapangan bersama warga untuk melanjutkan progres pembangunan jembatan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat setempat.
Pembangunan Jembatan Garuda memiliki peran strategis bagi warga, karena akan menghubungkan dua wilayah yang selama ini terpisah oleh aliran sungai. Selain itu, keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian serta memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari masyarakat.
Saat ini, proses pembangunan telah memasuki tahap pengecoran pondasi pangkal jembatan sisi kedua, dengan progres pengerjaan mencapai sekitar 8 persen. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kekuatan dan ketahanan struktur jembatan ke depan.
Di sela kegiatan, Koptu Krisbiantoro menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Menurutnya, kegiatan gotong royong tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.
“Kerja sama seperti ini adalah wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Kami hadir tidak hanya membantu tenaga, tetapi juga memastikan pembangunan berjalan aman dan lancar,” ujarnya di lokasi kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa Jembatan Garuda nantinya akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Sawaja dan sekitarnya.
“Jembatan ini akan memudahkan warga membawa hasil pertanian ke pasar, membantu akses anak-anak ke sekolah, serta mempersingkat waktu tempuh antarwilayah. Karena itu, kami bersama masyarakat berkomitmen menyelesaikannya dengan maksimal,” tambahnya.
Di tengah kondisi medan yang berair dan berlumpur, semangat warga tetap tinggi. Mereka bahu-membahu mengerjakan setiap tahapan pembangunan dengan penuh ketelitian, khususnya pada pemasangan tulang besi dan proses pengecoran pondasi yang memerlukan presisi tinggi.
Jembatan Garuda diharapkan segera dapat difungsikan guna meningkatkan mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta menjadi simbol nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa.(1010).






